George Russell meluapkan kekesalannya terhadap Max Verstappen yang dinilainya sengaja mengganggu rencana Mercedes di kualifikasi Formula 1 Grand Prix Italia. Insiden terjadi di akhir lap out, saat Verstappen memperlambat laju mobilnya secara drastis di trek lurus menuju Parabolica, membuat Kimi Antonelli dan Russell tidak bisa bekerja sama dengan baik.
Russell, yang seharusnya mendapat manfaat dari slipstream Antonelli, justru merasa terganggu oleh aksi Verstappen. "Kami mengalami kekacauan dengan Verstappen di awal lap. Semua tampak baik-baik saja, tapi saat memasuki Parabolica, Max tiba-tiba mengerem mendadak. Dia tidak ingin memimpin," ujar Russell seperti dilansir dari Motorsport.com.
Akibat insiden ini, Antonelli memilih batal melakukan lap time, sementara Russell harus memulai putaran cepatnya terlalu dekat dengan Verstappen. "Saya melakukan lap sekitar 1,5 detik di belakang Max, itu tidak ideal," tambahnya. Russell akhirnya finis di posisi kedua, kehilangan pole position dari Pierre Gasly yang tampil mengejutkan bersama Alpine.
Verstappen membantah tudingan tersebut. Ia mengaku mengalami masalah pada power unit saat bersiap melakukan flying lap. "Saya juga mencoba berakselerasi, tapi mesinnya mati. Banyak hal terjadi, situasinya sangat rumit," jelas pembalap Red Bull itu. Meski demikian, Toto Wolff menilai Verstappen memang bermain sangat cerdik. "Max melakukannya dengan sangat pintar, dia membuat semua orang berdekatan sebelum tikungan terakhir," kata bos Mercedes itu kepada Sky Germany.
Baca Juga Aston Martin Peringatkan Balapan F1 Berikutnya Akan Lebih SulitVerstappen sendiri hanya mampu menempati posisi keenam pada sesi kualifikasi. Namun, ia akan naik satu posisi ke grid karena Oscar Piastri mendapatkan penalti karena menghalangi lajunya. Situasi ini tentu menambah panas persaingan di lintasan, apalagi dengan adanya elemen strategi yang kental di sirkuit bersejarah seperti Monza.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!