George Russell tak lagi membicarakan gelar juara dunia Formula 1 2026. Setelah finis kelima di Grand Prix Spanyol, Minggu (Minggu), pembalap Mercedes itu mengakui peluangnya sangat tipis. "Saya tidak akan bilang ini sudah berakhir, tapi sangat tidak mungkin saya masih dalam perebutan," ujarnya datar.

Kekalahan kelima beruntun dari rekan setimnya, Kimi Antonelli, membuat jarak mereka melebar dari 25 poin menjadi 81 poin. Dengan sembilan balapan tersisa, matematika memang belum mati, tetapi realitasnya Antonelli sedang dalam performa luar biasa: delapan kemenangan dan dua belas podium dari empat belas balapan.

Di Sirkuit Madring yang baru, Russell sebenarnya sudah berusaha keras. Namun, ia hanya bisa lolos kualifikasi di posisi keenam. "Saya coba dorong keras di Tikungan 11, tapi ban tidak sanggup menahan," jelasnya. Balapan pun berjalan penuh drama. Ia bersenggolan dengan Oscar Piastri di awal lomba, lalu strategi memburuk karena mobil safety car keluar pada lap 14—tepat saat ia baru saja beralih dari ban keras ke medium. Sementara rival-rivalnya justru mendapat keuntungan dari timing tersebut.

- Advertisement -
Advertisement

"Sangat menjengkelkan dengan safety car itu," kata Russell. "Kami berharap bisa bertahan sampai lap 40, tapi safety car datang di lap 14." Hanya dua dari dua belas pembalap yang start dengan ban keras, Russell dan Fernando Alonso, yang memilih masuk pit saat VSC. Russell bahkan harus kembali ke pit untuk menggunakan ban keras lagi, kompon yang menurutnya paling unggul. "Ban keras jauh lebih superior," tegasnya. "Saya pikir saya tidak akan kehilangan apa-apa. Pada akhirnya, saya akan finis di posisi yang sama juga."

Baca Juga Palmer: Russell Wajib Manfaatkan Peluang Gelar Terbaiknya

Keputusan itu membuatnya harus mengejar Charles Leclerc di akhir balapan. Meski Leclerc sempat tertekan, pembalap Ferrari itu mampu mempertahankan posisi keempat, sementara Russell harus puas finis kelima. "Balapan ini seperti Monaco, kualifikasi adalah segalanya," tambahnya. "Performanya jauh lebih baik daripada hasilnya."

Dengan sembilan balapan tersisa, Russell kini hanya bisa fokus balapan demi balapan. "Saya bahkan tidak memikirkan perebutan gelar karena saya rasa saya tidak ada di dalamnya," tutupnya. "Itu justru membuat saya bisa fokus dan mencoba menang sebanyak mungkin. Apa yang akan terjadi, terjadilah."

George Russell di Mercedes
George Russell (Sam Bloxham / LAT Images via Getty Images)