Nico Rosberg, juara dunia Formula 1 2016, menilai George Russell akhirnya menunjukkan kembali performa terbaiknya setelah melalui paruh pertama musim 2026 yang penuh tantangan.

Russell memulai musim dengan status favorit juara setelah memenangi GP Australia dan sprint race di China. Namun, sejak saat itu, berbagai masalah menghadangnya—mulai dari safety car yang tidak tepat waktu hingga masalah teknis pada mobilnya. Sementara itu, rekan setimnya di Mercedes, Kimi Antonelli, justru tampil konsisten dan memimpin klasemen dengan enam kemenangan di paruh pertama.

Setelah jeda musim panas, Russell tampil segar. Ia meraih pole dan memenangi sprint race di Belanda, serta mengamankan posisi kedua di grid untuk balapan utama. Penampilan ini membuat Rosberg angkat bicara.

- Advertisement -
Advertisement

“Kami semua terkejut dengan performanya di paruh pertama. Bukan hanya nasib buruk, ia juga kurang cepat. Antonelli memang lebih cepat,” ujar Rosberg kepada Sky Sports F1. “Sangat menyenangkan melihatnya kembali ke level terbaiknya akhir pekan ini. Sepertinya ada saklar yang berubah di pikirannya. Ia lebih rileks sekarang, seperti Russell yang dulu.”

Baca Juga George Russell Hadapi Dua Investigasi Steward F1 Australia

Russell sendiri mengaku merasa lebih nyaman dengan mobilnya. “Saya harap performa ini berlanjut. Akhir pekan ini terasa lebih normal. Mobil terasa lebih intuitif, saya lebih percaya diri, dan semuanya mengalir lebih alami,” katanya. Ia juga mewaspadai persaingan ketat dari Ferrari dan Lando Norris untuk balapan utama.

Kebangkitan Russell menjadi sinyal positif bagi Mercedes yang kini memiliki dua pembalap kompetitif, sekaligus menambah dramatisasi perebutan gelar juara dunia.