Dunia reli internasional kembali kedatangan talenta muda berbakat yang siap meneruskan kejayaan keluarganya. Roope Hirvonen, putra dari legenda kejuaraan dunia reli yang telah mengoleksi 15 kemenangan WRC yaitu Mikko Hirvonen, kini mulai menapaki jalan suksesnya sendiri di kancah balap global. Di usianya yang menginjak 21 tahun, pembalap muda asal Finlandia ini baru saja mengamankan gelar juara nasional reli Finlandia pertamanya musim ini dengan mendominasi kelas SM3.
Perjalanan karier sang anak legenda ini tidak instan. Dalam wawancara sebelumnya dengan Rallit.fi, sang ayah pernah mengungkapkan bahwa putranya baru menunjukkan ketertarikan yang mendalam pada dunia reli di usia yang relatif terlambat. Kendati demikian, proses adaptasi dan peningkatan performa Roope berjalan sangat cepat, membuktikan bahwa bakat besar memang mengalir di dalam darahnya tanpa harus mengandalkan nama besar sang ayah semata.
Langkah besar mulai diambil oleh sang pembalap muda tatkala ia memutuskan untuk menguji kemampuan diri di luar negeri. Meskipun sempat mengecap pengalaman perdana di atas lintasan aspal pada ajang Citta di Bassano Rally awal Oktober lalu dengan hasil seadanya, peningkatan drastis langsung terlihat sepekan kemudian ketika ia turun di ajang kejuaraan Eropa ERC di Portugal. Tampil gemilang di bawah tekanan, ia sukses keluar sebagai yang tercepat di kelas Rally4 dan mengakhiri lomba di posisi ke-26 secara keseluruhan.
Beban mental sebagai anak seorang juara dunia sempat menghantui pada awal kariernya, namun kini hal tersebut telah sirna seiring berjalannya waktu. Dalam wawancaranya dengan publikasi asal Portugal, Autosport, ia menegaskan bahwa ekspektasi publik tidak lagi menjadi beban pikiran. "Saya tidak merasa ada banyak tekanan lagi. Memang ada lebih banyak tekanan saat saya mulai karena orang-orang memiliki gagasan dan harapan tertentu terhadap saya. Tapi saya telah mencoba menunjukkan bahwa kecepatan saya berada di level yang baik. Saya mencoba mengikuti jalan saya sendiri dan mencari tahu seberapa jauh saya bisa melangkah," ungkap Mikko Hirvonen muda tersebut.
Meski bertekad merintis jalan sendiri, kehadiran sang ayah tetap memberikan pengaruh positif yang masif di balik layar. Ia mengakui bahwa gudang pengalaman yang dimiliki ayahnya adalah tempat bersandar yang sempurna ketika menghadapi situasi sulit di dunia reli. "Saya mengikuti jalan saya sendiri, tetapi ayah saya memiliki begitu banyak pengalaman sehingga saya selalu dapat berpaling kepadanya dan bertanya apa yang harus saya lakukan atau bagaimana menangani sesuatu. Saya mendapat banyak bantuan darinya, tetapi saya juga melakukan hal-hal dengan cara saya sendiri," tambahnya.
Baca Juga Ford dan M-Sport Siapkan Mobil Reli Baru untuk WRC, Mustang?Tampil di Portugal juga menghadirkan pengalaman emosional tersendiri karena ia harus menaklukkan rute special stage yang dulunya akrab dilibas oleh sang ayah. Meski demikian, tidak ada instruksi rumit yang diberikan, melainkan dukungan moral agar sang anak menikmati setiap detik di balik kemudi. "Kami sangat menikmati bisa mengalami reli yang sama. Saya telah melihat foto-foto ayah saya bersaing di dalamnya, dan sekarang saya mengemudi di tempat yang sama. Sungguh luar biasa melihat itu," tutur Roope sembari mengenang. "Di sini, dia hanya menyuruh saya menikmatinya dan mewaspadai batu-batuan pada putaran kedua.">
Keberhasilan menyelesaikan ajang ERC di Portugal tanpa mengalami satupun kebocoran ban ataupun masalah teknis mayor menjadi bukti kematangan balapnya yang kian terasah. Pengalaman menghadapi karakter lintasan internasional yang jauh berbeda dibanding negara asal turut memperkaya teknik memgendarainya. "Saya belajar mengemudi di permukaan jalan yang berbeda dan dalam kondisi yang berubah. Di Finlandia, jalan-jalan tidak pernah rusak separah ini, dan tahapannya jauh lebih cepat. Mengemudi di sini membutuhkan lebih banyak keterampilan teknis. Kami belajar banyak, dan saya sangat senang tentang itu," pungkasnya.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!