Red Bull secara resmi mengumumkan penandatanganan Robin Raikkonen, putra dari juara dunia Formula 1 2007, Kimi Raikkonen, ke dalam program pembinaan pembalap muda mereka. Pengumuman ini dirilis pada Rabu, menegaskan komitmen Red Bull untuk mengembangkan bakat generasi berikutnya sejak usia dini.
Robin, yang kini berusia 11 tahun, telah menunjukkan performa impresif di ajang karting profesional. Ia telah mengumpulkan sederet prestasi di kejuaraan Rotax dan WSK, baik di level nasional maupun internasional. Keluarga Raikkonen sendiri terlihat hadir di paddock Red Bull saat Grand Prix Italia di Monza akhir pekan lalu, memicu spekulasi yang akhirnya terjawab sudah.
Kepala tim Red Bull, Laurent Mekies, menyambut hangat Robin dan menyoroti kematangan serta bakat alaminya. "Robin telah menunjukkan kemampuan luar biasa di karting. Kecepatan, kemampuan balap, dan bakat alaminya telah menempatkannya sebagai salah satu pembalap muda paling menjanjikan di kelompok usianya. Pada saat yang sama, ia mengesankan dengan kedewasaan, ketenangan, dan fokus yang jelas pada balapan," ujar Mekies.
Mekies menekankan pendekatan pengembangan bertahap tanpa tekanan berlebih. "Tujuan kami adalah mengembangkannya selangkah demi selangkah, tanpa memberikan tekanan yang tidak perlu di pundaknya. Jalan menuju motorsport itu panjang, dan kami akan memberinya waktu, dukungan, serta sumber daya yang ia butuhkan untuk memaksimalkan potensinya. Kami sangat percaya bahwa bakat dapat berkembang ketika didukung oleh orang, budaya, dan lingkungan yang tepat," tambahnya.
Kimi Raikkonen, yang pensiun dari F1 pada akhir 2021, juga mengungkapkan kebanggaannya. "Kami semua sangat senang dan antusias bahwa Robin terpilih untuk melanjutkan jalur balapnya sebagai anggota Red Bull Junior Team. Laurent dan semua orang di Red Bull telah sangat mendukung selama diskusi kami. Mereka menawarkan program yang menarik dan komprehensif untuk mengembangkan bakat alami Robin selama bertahun-tahun mendatang," ujar pria 46 tahun itu.
Baca Juga Sainz Akui Penalti Kontak dengan Albon di GP Belanda: Hasil TerburukRaikkonen senior juga menyinggung reputasi program Red Bull yang telah melahirkan nama-nama besar. "Program Junior Red Bull telah memiliki kesuksesan luar biasa selama bertahun-tahun. Alumninya termasuk Sebastian Vettel dan Max Verstappen di antara banyak lainnya. Dengan kerendahan hati yang besar, Robin bergabung dengan program bergengsi ini, dan ia akan mencurahkan segala upayanya untuk membenarkan kepercayaan yang diberikan Red Bull kepadanya," jelasnya.
Kimi Raikkonen sendiri mencatatkan 21 kemenangan Grand Prix dan 103 podium sepanjang 19 tahun berkarier di F1. Ia meraih gelar juara dunia 2007 bersama Ferrari dan pernah membela Sauber, McLaren, Lotus, serta Alfa Romeo. Kini, perhatian beralih kepada Robin, yang diharapkan dapat mengikuti jejak sang ayah dengan dukungan penuh dari Red Bull.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!