Red Bull memastikan Isack Hadjar absen untuk ketiga kalinya secara beruntun di Formula 1. Pembalap Prancis itu mengalami cedera pergelangan tangan saat latihan tinju menjelang berakhirnya jeda musim panas. Ia pun melewatkan seri Belanda, Italia, dan kini Spanyol.
Kepala tim Red Bull, Laurent Mekies, menjelaskan bahwa keputusan ini diambil demi pemulihan total Hadjar. "Ini keputusan yang mudah. Dia tidak merasa 100 persen, dan itu satu-satunya kriteria yang kami gunakan: Apakah Anda 100 persen?" ujar Mekies kepada Sky Sports. "Kami selalu bilang akan memprioritaskan dia kembali dalam kondisi 100 persen. Tidak ada gunanya melemparnya ke trek seperti ini, tidak merasa nyaman, dan berpotensi menunda pemulihan penuhnya."
Mekies menambahkan bahwa pemulihan Hadjar berjalan sesuai rencana. "Kami punya waktu lebih sebelum Baku, dan sejujurnya, tidak ada yang salah dengan pemulihannya. Pemulihannya berjalan sesuai rencana. Beberapa hal memang butuh waktu, dan kami akan meluangkan waktu untuk mengevaluasinya sebelum Baku dan menempatkannya di simulator," jelasnya.
Selama absennya Hadjar, Liam Lawson dipromosikan dari Racing Bulls untuk mengisi kursi kosong. Sementara itu, Yuki Tsunoda kembali ke kejuaraan untuk mengisi kekosongan di Racing Bulls. Lawson sendiri sebelumnya sempat memperkuat Red Bull pada 2025, namun hanya bertahan dua balapan sebelum diturunkan ke Racing Bulls dan digantikan Tsunoda.
Periode kedua Lawson bersama Red Bull kali ini justru berlangsung lebih lama dan menghasilkan performa yang lebih kuat. Mekies memuji kinerja pembalap Selandia Baru itu. "Liam telah melakukan pekerjaan dengan baik. Di Zandvoort, ia meraih semua poin yang bisa didapat dengan finis P7. Di Monza, kecepatan balapannya kami nilai cukup bagus. Ia memiliki pace P6, P7, pasti P7, tetapi ia mengalami kontak sayap depan yang menyebabkan pit stop tambahan. Jadi, itulah yang terjadi," ungkap Mekies.
Baca Juga Lewis Hamilton Tunda Pensiun F1 hingga GP Afrika Kembali DigelarIa juga menekankan bahwa beradaptasi dengan mobil baru bukanlah hal mudah. "Sejauh ini, saya pikir dia melakukan pekerjaan dengan baik. Tidak pernah mudah untuk mengganti mobil, dan mari kita lihat akhir pekan ini," tambahnya.
Dengan absennya Hadjar di Madrid, Red Bull harus mengandalkan Lawson untuk mengamankan poin penting. Sementara itu, Hadjar akan terus menjalani pemulihan intensif dan diharapkan kembali memperkuat tim pada seri berikutnya di Baku. Keputusan ini menegaskan filosofi Red Bull yang tidak ingin mengambil risiko dengan kondisi pembalapnya, terutama mengingat padatnya jadwal balapan yang menuntut performa prima.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!