Akhir pekan balap Supercars di Sandown menyajikan kontras tajam bagi garasi Walkinshaw TWG, di mana Chaz Mostert sukses mengamankan tiket menuju babak final berikutnya lewat sebuah kemenangan gemilang, sementara rekan setimnya justru harus berjuang keras demi menghindari ancaman eleminasi dini setelah mengalami hari Sabtu yang sangat mengecewakan di atas lintasan basah.

Permasalahan Ryan Wood bermula ketika ia harus puas memulai balapan dari posisi ke-10 di grid. Petaka tersebut terjadi akibat insiden kecil di mana ia memicu sensor pembatas jalan atau kerb di area chicane pantai saat sesi Top 10 Shootout berlangsung. Meskipun demikian, pada paruh pertama balapan yang diwarnai oleh cuaca hujan deras, pembalap muda berbakat ini sempat mampu bertahan dan menjaga posisinya di kelompok belakang dari barisan 10 besar yang sangat kompetitif.

Namun, situasi berubah drastis memasuki stint kedua balapan ketika performa mobilnya mendadak anjlok secara drastis dan membuatnya tertinggal jauh dari barisan depan. Akibat penurunan kecepatan yang luar biasa masif tersebut, Wood akhirnya harus merelakan posisinya dan finis tertinggal satu lap penuh di peringkat ke-14, yang sekaligus membuatnya kini tertahan di posisi kesembilan klasemen sementara dengan defisit 60 poin dari batas aman zona eliminasi.

- Advertisement -
Advertisement

Menanggapi anomali performa yang dialami anak asuhnya, CEO Walkinshaw TWG yakni Bruce Stewart mengungkapkan bahwa timnya bersama sejumlah kontestan lain menaruh kecurigaan besar terhadap adanya inkonsistensi atau perbedaan karakteristik antar kelompok ban basah yang digunakan. Masalah serupa sebelumnya juga sempat dituding sebagai dalan di balik lambatnya penampilan Todd Hazelwood pada seri The Bend 500 bulan lalu, di mana tim sebenarnya berhasil mengamankan podium satu dan tiga.

Dalam keterangan resminya kepada Supercars.com seusai balapan, Bruce Stewart menjelaskan secara lebih rinci mengenai kendala teknis yang menimpa mobil nomor tersebut. Ia menyatakan bahwa pada stint kedua, tekanan angin ban sudah berada dalam parameter ideal dan temperatur permukaan juga terpantau cukup baik, namun catatan waktu lap Wood tetap terpaut satu detik penuh dibandingkan dengan apa yang mampu diraih oleh Chaz Mostert di lintasan.

Baca Juga Mercedes Lakukan Uji Tabrak Ekstrem Antar Model CLA Baru

Lebih lanjut, sang CEO menambahkan bahwa kejanggalan tersebut semakin terlihat jelas ketika mobil menggunakan set ban baru dengan kondisi dingin, di mana kecepatan sang pembalap langsung kembali pulih dan berada di level yang kompetitif. Oleh karena itu, pihak tim berencana untuk melakukan investigasi mendalam guna memastikan apakah kendala ini murni disebabkan oleh masalah batch ban ataukah ada kekeliruan dalam pengaturan set-up kendaraan.

Dengan telah amankannya posisi Chaz Mostert di babak selanjutnya, seluruh sumber daya dan fokus kini dialihkan untuk membantu Ryan Wood lolos dari lubang jarum di Sandown, baik melalui perolehan akumulasi poin maupun lewat jalur kemenangan otomatis. Mengingat sejarah kelam musim lalu di mana ia tersingkir akibat masalah tangki bahan bakar, perjuangan berat kini menanti di sisa akhir pekan penentuan ini.

PosisiPembalapTimStatus / Catatan
1Chaz MostertWalkinshaw TWGLolos ke babak final (Menang)
9Ryan WoodWalkinshaw TWGTertinggal 60 poin dari cut-line
14Ryan Wood (Finis)Walkinshaw TWGFinis tertinggal satu lap
22Jack Le BrocqZona EliminasiTerlibat insiden awal