Pandeglang , Nusantara Media – Jalan yang seharusnya menjadi akses utama warga Desa Panimbang Jaya, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten,

kini berubah menjadi “jalan maut” akibat dipenuhi debu tebal dan limbah produksi dari Batching Plant Solodengen milik PT Sadulur Berkah Makmur.

Fitria Ningsih, warga Kampung Sukajadi RT 001/RW 003, Desa Gombong, Kecamatan Panimbang, menjadi korban terbaru.

- Advertisement -

Ia terjatuh saat melintasi jalan tersebut karena kondisi permukaan jalan yang sangat buruk akibat tumpukan debu dan material kerikil berserakan.

Setelah kejadian, korban langsung dilarikan ke RSUD Banten untuk mendapat pertolongan medis.

Menurut keterangan warga setempat, jalan ini setiap hari dilalui ratusan warga dan kendaraan. Debu dan limbah produksi (IPAL) menyebabkan pengendara kerap kehilangan kendali.
Insiden serupa disebut sudah berkali-kali terjadi, namun belum ada penanganan yang memadai dari pihak perusahaan.

Candra, perwakilan PT Sadulur Berkah Makmur, menyatakan pihaknya sudah melakukan pembersihan jalan secara rutin. “Setiap hari kami lakukan pembersihan, minimal dua kali sehari, dan setelah tutup operasional kami lakukan pembersihan lagi,” ujarnya.

Namun ia juga menegaskan bahwa perusahaan tidak bisa sepenuhnya menjamin keselamatan karena jalan tersebut merupakan jalan raya umum dan perilaku pengguna jalan beragam.

Warga menilai komitmen perusahaan masih kurang karena debu dan material bangunan masih sering berserakan, terutama saat operasional pabrik berjalan.