Badung, Bali, Nusantara Media – Seorang mahasiswa berusia 21 tahun asal Denpasar Selatan berinisial MKA ditemukan meninggal dunia di dasar jurang Jembatan Tukad Bangkung, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, pada Jumat pagi, 2 Januari 2026. Korban diduga melakukan bunuh diri dengan melompat dari jembatan tertinggi di Bali tersebut.

  
Kejadian bermula dari penemuan sepeda motor Yamaha Lexi warna biru yang terparkir lama tanpa pemilik di atas jembatan sekitar pukul 06.00 WITA. Di lokasi, petugas menemukan helm, tas hitam, dan sepasang sandal diletakkan rapi di atas pagar pembatas. Setelah pencarian, jasad korban ditemukan di dasar jurang sisi selatan pada pukul 07.51 WITA dalam kondisi meninggal dunia.

 
Korban adalah MKA (21), mahasiswa/pelajar warga Panjer, Denpasar Selatan. Polisi menemukan barang-barang pribadi korban di dalam jok motor, termasuk dompet, uang tunai, dan ponsel.

  
Peristiwa terjadi di Jembatan Tukad Bangkung, Desa Pelaga (juga disebut Plaga), Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Bali. Jembatan ini dikenal sebagai salah satu yang tertinggi di Indonesia dan kerap menjadi lokasi tragedi serupa.

  
Penemuan motor dilaporkan sekitar pukul 06.32 WITA pada Jumat, 2 Januari 2026. Korban diduga melakukan aksi pada dini hari, terbukti dari pesan WhatsApp terakhir yang dikirim pukul sekitar 03.00 WITA.


Di ponsel korban, ditemukan pesan WhatsApp kepada ibunya berisi permohonan maaf dan instruksi meninggalkan kunci, dompet, serta ponsel di jok motor agar mudah ditemukan keluarga. Motif pasti masih diselidiki Polres Badung, namun indikasi kuat mengarah pada bunuh diri.

Kasi Humas Polres Badung menyatakan penyelidikan masih berlanjut untuk mengungkap motif dan kronologi lengkap. Jembatan Tukad Bangkung kembali menjadi sorotan karena sering menjadi lokasi bunuh diri meski telah dipasang pagar pengaman.