Pandeglang, Nusantara Media - Gerakan Indonesia ASRI yang mengusung nilai Aman, Sehat, Resik, dan Indah mendapatkan momentum penting di Kabupaten Pandeglang. Jajaran Koramil 0113/Cibaliung bersama unsur Kepolisian Sektor Cibaliung, pihak sekolah, para dewan guru, serta ratusan siswa-siswi SMK Negeri 12 Pandeglang, bahu-membahu menggelar aksi kerja bakti massal bertajuk Jumat Bersih pada Jumat, 30 Oktober 2026. Kegiatan kolaboratif ini dipusatkan langsung di area halaman serta lingkungan sekitar sekolah yang terletak di Desa Mahendra, Kecamatan Cibaliung, Kabupaten Pandeglang, mulai pukul 07.30 WIB hingga tuntas.
Pelaksanaan kegiatan gotong royong ini melibatkan sejumlah tokoh penting di tingkat kewilayahan. Dari unsur militer, Koramil 0113/Cibaliung menurunkan dua personel andalannya, yakni Pelda Asep selaku Bati Tuud dan Sertu M. Iyan selaku Babinsa. Kehadiran mereka di tengah-tengah para pelajar memperlihatkan kedekatan nyata aparat keamanan dengan dunia pendidikan. Turut hadir pula Kepala SMK Negeri 12 Pandeglang Mufidah, S.Pd., M.Pd., Wakapolsek Cibaliung Ipda Firmam Syah, serta Ketua PGRI Kecamatan Cibaliung Samsul, S.Pd., yang memimpin langsung jalannya pembersihan bersama seluruh warga sekolah.
Fokus utama dari agenda Jumat Bersih ini diarahkan pada pembenahan fisik lingkungan sekolah, mulai dari membersihkan sampah plastik di halaman, merapikan tanaman hias, hingga memastikan saluran air tidak tersumbat. Seluruh peserta terlihat sangat antusias dan kompak dalam memegang sapu, pengki, serta kantong sampah. Semangat kebersamaan ini sengaja dihadirkan bukan sekadar untuk mempercantik fisik sekolah, melainkan sebagai upaya strategis untuk membangkitkan kembali budaya gotong royong di tengah masyarakat yang dinilai mulai mengalami pergeseran di era modern ini.
Di balik kegiatan bersih-bersih tersebut, terdapat misi edukasi yang sangat kuat bagi para generasi muda. Melalui keterlibatan langsung di lapangan, para siswa diajak untuk memahami bahwa menjaga kebersihan bukanlah tugas eksklusif petugas kebersihan atau pihak sekolah semata, melainkan tanggung jawab kolektif seluruh elemen bangsa. Karakter disiplin, rasa tanggung jawab, dan kepedulian sosial ditanamkan secara langsung agar para pelajar terbiasa hidup dalam lingkungan yang sehat, yang pada akhirnya bermuara pada peningkatan kualitas proses belajar mengajar di ruang kelas.
Baca Juga Sinergi Tanpa Sekat: Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0601/Pandeglang Nikmati Makan Bersama Warga PatiaSinergitas yang terjalin antara TNI, Polri, dan institusi pendidikan ini juga membawa pesan moral yang mendalam mengenai pentingnya kolaborasi lintas sektoral dalam menjaga kelestarian lingkungan. Perawatan lingkungan yang baik terbukti memiliki andil besar dalam meminimalisir berbagai risiko bencana, seperti genangan air akibat saluran drainase yang buruk, banjir, hingga potensi longsor yang kerap mengancam wilayah tertentu. Oleh karena itu, kegiatan ini diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial sesaat, melainkan bertransformasi menjadi kebiasaan hidup berkelanjutan demi mewujudkan cita-cita besar Gerakan Indonesia ASRI di seluruh pelosok nusantara.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!