PANDEGLANG, NUSANTARA MEDIA – Dinamika informasi kebencanaan terkait aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau kerap kali menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat, khususnya bagi mereka yang berniat menghabiskan waktu liburan di pesisir barat Provinsi Banten. Menanggapi hal tersebut, unsur pimpinan TNI di wilayah Kabupaten Pandeglang mengambil langkah proaktif untuk memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan bagi para wisatawan.
Komandan Distrik Militer (Dandim) 0601/Pandeglang, Letkol Inf Fajar Aulia Futra, melaksanakan inspeksi dan peninjauan langsung ke dua titik destinasi wisata bahari favorit, yakni Pantai Carita dan Pantai Labuan. Peninjauan lapangan ini merupakan bentuk respons cepat untuk memastikan aspek keamanan wisatawan benar-benar terjamin secara optimal di tengah pemantauan berkelanjutan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).
Dalam langkah preventifnya, aparat kewilayahan bergerak aktif berkolaborasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang, tim penyelamat pantai (Balawista), serta para pengelola destinasi wisata. Letkol Inf Fajar Aulia Futra tidak hanya sekadar mengecek infrastruktur, tetapi juga turun ke bibir pantai untuk berdialog langsung dengan para pelancong yang datang dari luar daerah seperti Jakarta, Bogor, dan Tangerang.

Dialog interaktif ini bertujuan memberikan edukasi dan informasi yang akurat mengenai status riil Gunung Anak Krakatau. Harapannya, masyarakat dapat menyikapi informasi kebencanaan secara proporsional, yakni tetap mengedepankan kewaspadaan tanpa harus didera rasa cemas yang berlebihan hingga membatalkan rencana liburan mereka.
Pihak Kodim 0601/Pandeglang juga menginstruksikan pos-pos pengamanan terpadu dan tim Balawista untuk siaga penuh mengawasi setiap aktivitas pengunjung di sepanjang garis pantai, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Upaya keras aparat dan pemerintah daerah tampaknya membuahkan hasil positif. Hal ini tercermin dari pengakuan langsung para wisatawan yang sedang berlibur di Pantai Carita. Nita, seorang wisatawan asal Pamulang, Kota Tangerang Selatan, membagikan pengalaman liburannya yang memuaskan.
Nita mengakui bahwa rombongannya sempat merasa tegang dan ragu untuk berangkat setelah mendengar kabar dari media dan peringatan dini terkait cuaca atau aktivitas alam.
Baca Juga Resmi! AKBP Sonny Harsono Jabat Kapolres Pandeglang dalam Mutasi Besar-besaran Polda Banten"Alhamdulillah (perjalanannya) lancar, cuman kita sempat deg-degan loh Pak. Katanya ada tanda-tanda (alam), kita rombongan hampir mau pulang tadi. Tapi kita pantau lagi katanya aman, alhamdulillah. Jadi kita bismillah aja jalan," ungkap Nita dengan raut wajah ceria saat diwawancarai di bibir Pantai Carita.
Setelah tiba di lokasi, segala kecemasan Nita dan rombongannya sirna. Mereka justru disuguhkan dengan pemandangan pesisir yang indah dan terawat. Ia pun sangat merekomendasikan Pantai Carita bagi warga Jabodetabek yang ingin berlibur.
"Tempatnya asik. Sampahnya nggak ada, terus adem juga, aman, nyaman. Yang membuat terkesan di sini itu orangnya baik-baik, warganya ramah, pantainya indah, dan dijaga oleh Balawista pengaman pantai. Layanannya hebat, mantap!" puji Nita antusias, didampingi rekan-rekannya.
Ia juga merencanakan untuk kembali berkunjung ke Pantai Carita di masa mendatang dengan membawa rombongan yang lebih besar.
Dengan adanya pengawasan ketat, sinergi yang kuat antara instansi terkait, serta testimoni positif dari pengunjung, diharapkan kunjungan ke kawasan wisata di Kabupaten Pandeglang terus meningkat. Pariwisata yang aman dan nyaman ini pada akhirnya akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi perputaran dan pemulihan ekonomi daerah setempat, tanpa mengesampingkan prioritas utama, yakni keselamatan jiwa wisatawan.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!