Guenther Steiner, mantan prinsipal tim Haas di Formula 1, punya keyakinan besar bahwa ajang balap bersama F1 dan MotoGP bisa terwujud dalam lima tahun ke depan. Ia bahkan menyebut Silverstone sebagai salah satu sirkuit yang layak menjadi tuan rumah untuk perhelatan bersejarah tersebut.

Spekulasi soal kolaborasi antara F1 dan MotoGP semakin menguat setelah Liberty Media resmi mengakuisisi MotoGP. Steiner, yang kini memiliki tim KTM Tech3 di MotoGP dan Moto3, membeberkan pandangannya dalam podcast Up To Speed. Ia menegaskan bahwa ide ini bukan sekadar mimpi, melainkan sesuatu yang realistis.

"Saya pikir kita akan sampai ke sana. Ada beberapa sirkuit yang bisa mengakomodasi, tapi tidak banyak. Silverstone bisa melakukannya," ujar Steiner. "Sebagai acara satu kali, itu akan keren. Mungkin untuk merayakan sesuatu, seperti hari jadi, akan sangat menarik."

- Advertisement -
Advertisement

Meski begitu, Steiner sadar bahwa logistik dan kalender yang padat menjadi tantangan utama. Namun, ia tidak menutup kemungkinan kolaborasi ini terjadi dalam jangka menengah. "Apakah akan terjadi dalam satu hingga dua tahun ke depan? Mungkin tidak. Tapi lima tahun lagi? Saya tidak akan mengabaikannya," tambahnya.

Baca Juga Hamilton Bantah Gagal Adaptasi Era Ground Effect: Hasil Saya Tetap Unggul

Steiner menekankan bahwa acara semacam ini bisa menjadi perayaan puncak olahraga otomotif. "F1 jelas puncak motorsport, dan MotoGP puncak untuk motor. Jadi akan luar biasa jika ada satu seri sebagai perayaan," katanya. "Tapi saya bukan ketua atau CEO Liberty Media, jadi saya tidak punya hak suara."

Selain Silverstone, beberapa sirkuit lain yang kerap menjadi tuan rumah kedua ajang adalah Barcelona-Catalunya, Red Bull Ring, Circuit of The Americas, Losail, dan Sepang. Jika ide ini terwujud, akan menjadi momen bersejarah yang dinanti para penggemar balap di seluruh dunia.