Pandeglang, Nusantara Media – Pengajian rutin tingkat Kecamatan Cikeusik kembali digelar sebagai agenda keagamaan bulanan yang menjadi wadah mempererat ukhuwah Islamiyah dan silaturahmi antarwarga. Pada pelaksanaan bulan Juni 2026, Desa Sumur Batu menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan yang berlangsung di Masjid Al-Furqon, Desa Sumur Batu, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.
Kegiatan tersebut dihadiri lebih dari 3.000 jemaah dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Cikeusik. Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi hari dengan memadati area masjid untuk mengikuti rangkaian pengajian yang mengusung tema "Meraih Cahaya Ilmu, Mengokohkan Persatuan dan Solidaritas untuk Warga Kecamatan Cikeusik."
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Kecamatan (Sekmat) Cikeusik, Khamdan Pramana, S.ST., M.Kes., Ketua MUI Kecamatan Cikeusik Ustaz Saju Hulaemi, para Ketua MUI dari masing-masing desa se-Kecamatan Cikeusik, Serda Wasim selaku Babinsa Koramil 0116/Cikeusik, Bhabinkamtibmas Polsek Cikeusik, para kepala desa se-Kecamatan Cikeusik, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, dan ribuan jemaah.
Dalam sambutannya, Khamdan Pramana, S.ST., M.Kes. mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperdalam ilmu agama sebagai bekal dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga menekankan pentingnya menjaga persatuan, solidaritas, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
"Mari kita jadikan setiap majelis pengajian sebagai sarana menambah ilmu agama, mempererat tali silaturahmi, memperkokoh persatuan, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Dengan kebersamaan dan ukhuwah yang kuat, Kecamatan Cikeusik akan semakin harmonis dan kondusif," ujarnya.
Sementara itu, Ketua MUI Kecamatan Cikeusik, Ustaz Saju Hulaemi, mengajak seluruh jemaah untuk terus menghidupkan majelis ilmu sebagai sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, sekaligus memperkuat kebersamaan antarwarga serta pengajian rutin tingkat Kecamatan Cikeusik ini diharapkan terus menjadi media pembinaan umat, mempererat hubungan antara ulama, umara, aparat keamanan, dan masyarakat, sehingga tercipta kehidupan yang religius, rukun, serta penuh semangat gotong royong dalam membangun Kecamatan Cikeusik yang lebih baik" pungkas nya"
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!