Lebak, Nusantara Media  – Seorang pemuda berusia 22 tahun hilang terseret arus kuat di perairan Pantai Kayakas Pulo Manuk, Desa Darmasari, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten. Korban bernama *Dendi Darmawan*, warga KP Cilangkap RT 3/14, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos, Kota Depok.

Kejadian tragis itu terjadi pada  Selasa, 24 Maret 2026, sekitar pukul 16.45 WIB. Dendi bersama dua temannya, Afis (19) dan Dwi (23), sedang berenang sambil mengejar bola ke arah tengah pantai. Tanpa disadari, ketiganya semakin jauh terbawa arus yang cukup kuat.

Saat Dendi kesulitan melawan arus, Afis sempat berusaha menolong. Namun karena kondisi arus sangat deras ditambah bobot tubuh korban yang cukup berat, Afis tidak sanggup dan akhirnya kembali ke daratan dengan bantuan perahu nelayan setempat. Sementara Dwi lebih dulu berhasil mencapai pantai dengan selamat.

- Advertisement -

Hingga berita ini diturunkan, Dendi Darmawan  belum ditemukan. Tim Potensi SAR gabungan bersama nelayan lokal masih terus melakukan pencarian intensif di sekitar lokasi kejadian.

Kepala Balawista Lebak, Am. Erwin Komarasukma, menyampaikan duka mendalam atas musibah tersebut. Ia kembali mengingatkan seluruh pengelola wisata pantai di wilayah Bayah dan sekitarnya untuk meningkatkan standar keselamatan:

- Menugaskan petugas penjaga pantai (lifeguard) yang sudah tersertifikasi  
- Memasang rambu-rambu peringatan di titik-titik rawan bahaya  
- Meningkatkan pengawasan ketat terhadap aktivitas wisatawan di laut, terutama saat musim liburan dan cuaca tidak menentu

“Arus di pantai-pantai selatan Banten sering kali sangat kuat dan tidak terlihat dari permukaan. Kami mohon wisatawan selalu mematuhi rambu dan tidak berenang terlalu jauh ke tengah,” tegas Erwin.

Pantai Kayakas Pulo Manuk merupakan salah satu destinasi wisata yang mulai populer di kawasan Bayah karena keindahan alamnya, namun dikenal memiliki arus yang cukup berbahaya.