Fernando Alonso tidak dapat menyembunyikan rasa kecewanya yang mendalam setelah kembali meraih hasil minor dalam sesi kualifikasi Formula 1 Grand Prix Meksiko City. Pembalap asal Spanyol tersebut harus mengakhiri sesi lebih cepat dan mengakui bahwa performa buruk ini telah merangkum keseluruhan musim kompetisi yang berjalan sangat berat bagi timnya.
Rangkaian akhir pekan yang dijalani oleh Aston Martin di sirkuit dataran tinggi Autodromo Hermanos Rodriguez sebenarnya sempat memunculkan secercah harapan awal. Namun, rencana matang skuad yang berbasis di Silverstone tersebut langsung berantakan sejak sesi latihan bebas pertama dimulai, di mana mobil AMR-26 yang dikemudikan oleh pebalap cadangan mengalami kerusakan mesin di tengah lintasan.
Masalah teknis tersebut ternyata menjadi pertanda buruk bagi kelanjutan kiprah mereka sepanjang akhir pekan. Puncak kekecewaan terjadi pada sesi kualifikasi hari Sabtu ketika mantan juara dunia tersebut terpaksa tersingkir secara prematur di Q1 akibat kegagalan unit daya yang mendadak pada kendaraannya, memupus peluang untuk menembus zona sepuluh besar.
Padahal, sebelumnya pada sesi latihan bebas kedua, performa mobil sempat menunjukkan potensi yang cukup kompetitif dengan catatan waktu yang tidak terpaut terlalu jauh dari barisan terdepan. Situasi ini membuat kegagalan di kualifikasi terasa sangat pahit untuk ditelan oleh sang juara dunia dua kali dan seluruh kru tim.
Dalam sesi wawancara dengan media termasuk Motorsport Week setelah kualifikasi, ia memberikan analisis jujur mengenai posisi kompetitif timnya akhir pekan ini. Kami berada di posisi P12, P13, P11, jadi kami sebenarnya berada di dalam jendela performa tersebut, jika kami mampu melakukan putaran yang baik, mungkin hal itu bisa saja terjadi, namun saya rasa itu mungkin terlalu optimis karena posisi P13 atau P12 adalah posisi riil kami hari ini.
Baca Juga Kontrak Baru Verstappen Bikin Rival Lega, Kata CoulthardHasil minor ini memperpanjang rentetan hasil mengecewakan yang harus dihadapi oleh tim sepanjang kalender balap tahun ini. Ketika disinggung mengenai peluang untuk melakukan pemulihan posisi pada balapan utama hari Minggu, ia memberikan tanggapan yang sangat realistis bercampur nada keputusasaan yang mendalam mengenai situasi sulit kendaraannya.
Jadi, ketika Anda harus memulai balapan dari barisan paling belakang, tidak mungkin bagi Anda untuk bisa mengikuti mobil-mobil di depan dengan dekat atau melakukan hal semacam itu, ujar sang pembalap senior menggambarkan betapa peliknya tantangan di atas lintasan. Peluang besar terbuang, jadi ya, rasa frustrasi ini berada di luar imajinasi, namun inilah kisah sepanjang tahun kami.
Menutup rangkaian hari yang melelahkan tersebut, peraih kemenangan grand prix berkali-kali itu bahkan sempat melontarkan candaan bernada sarkastis mengenai keengganannya melanjutkan sisa akhir pekan. Ia dikabarkan berkelakar bahwa dirinya ingin langsung terbang menuju seri berikutnya di Brasil, sementara pihak manajemen tim belum memberikan tanggapan resmi terkait komentar spontan tersebut.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!