Tangerang, Nusantara Media – Aparat Polsek Rajeg, Polresta Tangerang, dengan cepat menindaklanjuti informasi masyarakat mengenai dugaan transaksi penjualan obat keras tipe G (daftar G) tanpa izin di wilayah hukumnya.

Kapolsek Rajeg AKP Yono Taryono menjelaskan, berdasarkan laporan warga, tim Reskrim langsung bergerak ke lokasi yang diduga menjadi tempat transaksi, yaitu Jalan Rajeg-Mauk, Desa Tanjakan, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, pada Selasa (13/1/2026).

"Kami menindaklanjuti informasi dengan melaksanakan pengecekan lokasi yang diduga menjadi tempat transaksi penjualan obat tipe G," ujar AKP Yono Taryono.

Saat tiba di lokasi, petugas mendapati pintu gerbang rumah dalam kondisi tertutup, meskipun dapat dibuka. Pemilik rumah tidak berada di tempat, dan tidak ditemukan adanya aktivitas jual-beli **obat keras tipe G** maupun barang bukti terkait peredaran obat ilegal tersebut.

Obat keras tipe G (atau dikenal sebagai obat daftar G/Gevaarlijk) merupakan golongan obat berbahaya yang hanya boleh diedarkan dengan resep dokter, karena termasuk psikotropika atau obat dengan potensi penyalahgunaan tinggi, seperti tramadol atau hexymer yang kerap disalahgunakan sebagai pengganti narkoba.

Meski pengecekan tidak menemukan bukti transaksi saat itu, Polsek Rajeg berkomitmen untuk terus meningkatkan patroli dan monitoring di wilayah rawan. Tujuannya mencegah peredaran barang terlarang, termasuk obat keras tanpa izin, serta mengantisipasi tindak pidana lain di masyarakat.

Polisi juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang menyampaikan informasi. Hal ini menunjukkan kesadaran tinggi warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban bersama.

"Setiap informasi yang disampaikan kami dalami dan kami tindaklanjuti dengan profesional. Kami imbau masyarakat terus aktif melapor jika menemukan indikasi peredaran obat ilegal," tegas AKP Yono Taryono.

Kasus ini menjadi contoh respons cepat kepolisian terhadap laporan masyarakat, sekaligus pengingat bahaya peredaran obat keras tipe G tanpa izin yang dapat membahayakan kesehatan, terutama remaja dan anak muda.