CILEGON, Nusantara Media – Polres Cilegon Polda Banten menggelar aksi tanggap darurat dengan menyalurkan bantuan sosial berupa air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau. Sebanyak 13.000 liter air bersih disalurkan secara langsung untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dan sanitasi harian masyarakat di dua titik wilayah Kota Cilegon, Provinsi Banten, pada Kamis (23/7/2026).

Langkah cepat ini dilakukan guna mengatasi kelangkaan pasokan air bersih yang mulai melanda pemukiman warga seiring meningkatnya intensitas cuaca panas. Penyaluran diprioritaskan pada wilayah yang mengalami penurunan debit air bersih secara signifikan.

Berdasarkan data operasional penyaluran, pasokan air bersih tersebut dibagi ke dalam dua wilayah kecamatan terdampak di Kota Cilegon:

- Advertisement -

Kecamatan Pulomerak: Sebanyak 5.000 liter air bersih dialokasikan bagi warga di Lingkungan Jelawe RT 004/003, Kelurahan Suralaya.

Kecamatan Ciwandan: Sebanyak 8.000 liter air bersih didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan warga di Lingkungan Cigobang Pancur RT 001/004, Kelurahan Randakari.

Dengan pengalokasian tersebut, total bantuan sosial air bersih yang berhasil dijangkau dan disalurkan kepada masyarakat mencapai 13.000 liter.

Kabidhumas Polda Banten, Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea, menjelaskan bahwa penyaluran air bersih ini merupakan bentuk perhatian dan empati jajaran kepolisian terhadap kondisi sosial masyarakat yang sedang menghadapi krisis air di musim kemarau.

"Bantuan air bersih didistribusikan ke Lingkungan Jelawe RT 004/003, Kelurahan Suralaya, Kecamatan Pulomerak, sebanyak 5.000 liter dan Lingkungan Cigobang Pancur RT 001/004, Kelurahan Randakari, Kecamatan Ciwandan, sebanyak 8.000 liter, sehingga total bantuan yang disalurkan mencapai 13.000 liter," jelas Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea, Kamis (23/7/2026).

Lebih lanjut, Kombes Pol Maruli menegaskan bahwa peran kepolisian tidak hanya terbatas pada aspek pemeliharaan keamanan dan penegakan hukum semata, melainkan juga harus aktif memberikan solusi nyata atas kesulitan mendasar yang dihadapi warga. 

"Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga berupaya membantu memenuhi kebutuhan masyarakat. Penyaluran bantuan air bersih ini merupakan bentuk kepedulian Polres Cilegon kepada warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat musim kemarau," tambahnya.

Selain menyalurkan bantuan fisik berupa air bersih, personel Polres Cilegon di lapangan juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengedukasi warga terkait akses komunikasi darurat melalui Layanan Call Center Polri 110.

Kapolres Cilegon, AKBP Dr. Martua Raja Taripar Laut Silitonga, menyampaikan bahwa sosialisasi ini bertujuan agar masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas komunikasi gratis dari Polri secara optimal saat menghadapi situasi darurat.

"Selain menyalurkan bantuan air bersih, personel Polres Cilegon juga mengedukasi masyarakat mengenai layanan Call Center Polri 110 yang dapat dimanfaatkan untuk melaporkan gangguan kamtibmas maupun membutuhkan bantuan kepolisian secara cepat, gratis, dan dapat diakses selama 24 jam," terang AKBP Dr. Martua Raja Taripar Laut Silitonga.

Aksi sosial dan edukasi terpadu ini diharapkan tidak hanya mampu meringankan beban harian masyarakat yang terdampak kekeringan, tetapi juga semakin mempererat sinergi serta kemitraan antara Polri dan masyarakat dalam menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Hukum Polda Banten.