Pabrikan asal Noale, Aprilia, berhasil mencatatkan sejarah gemilang dalam ajang balap Grand Prix Indonesia di Sirkuit Mandalika. Keempat motor mereka sukses menguasai empat posisi teratas secara beruntun dalam sebuah pencapaian yang belum pernah terjadi sebelumnya di era MotoGP modern. Hasil luar biasa ini tidak hanya mendongkrak moral tim secara keseluruhan, tetapi juga memberikan dampak signifikan dalam peta persaingan perebutan gelar Juara Dunia Pembalap musim ini.
Pencapaian fenomenal tersebut langsung mendatangkan kelegaan sekaligus rasa bangga yang luar biasa bagi petinggi tim. CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, tidak dapat menyembunyikan emosinya saat memberikan analisis mendalam mengenai jalannya akhir pekan yang sangat intens di Mandalika. Menurutnya, hasil sempurna hari ini menjadi obat penawar yang pas setelah sehari sebelumnya mereka harus menghadapi situasi pelik akibat insiden di sesi Sprint yang melibatkan para pembalap dari tim pabrikan maupun satelit.
Situasi internal tim sempat memanas sehari sebelumnya menyusul insiden sengit yang melibatkan kubu pabrikan dan tim satelit Trackhouse. Ketegangan tersebut memuncak lewat protes keras dari Raul Fernandez usai insiden yang menimpanya bersama Marco Bezzecchi di sesi pendek. Namun, solidnya performa di balapan utama hari Minggu berhasil meredam segala polemik internal dan mengubah ketegangan menjadi sebuah perayaan kebangkitan bersama.
Dalam wawancara eksklusif bersama media, Massimo Rivola secara terbuka mengakui bahwa timnya sempat menyia-nyiakan peluang emas pada hari sebelumnya. Meski demikian, ia memuji mentalitas pantang menyerah yang ditunjukkan oleh para punggawa lintasan, termasuk perjuangan luar biasa dari para pembalap yang memacu mesin RS-GP hingga batas maksimal demi meraih hasil terbaik di hadapan publik internasional.
Rivola mengungkapkan kepada Sky Sport MotoGP: “Ini adalah sebuah bentuk penebusan dosa internal yang sangat indah. Kemarin kami telah membuang poin-poin krusial yang seharusnya tidak boleh terulang, namun musim kami memang berjalan seperti ini. Kami ditakdirkan untuk selalu merasakan emosi yang luar biasa besar, baik dalam situasi positif maupun negatif.”
Baca Juga Panduan Siaran Langsung MotoGP Indonesia 2026 dan Jadwal LengkapLebih lanjut, sang manajer asal Italia tersebut memberikan apresiasi khusus atas determinasi tinggi yang ditampilkan oleh para pembalap di atas lintasan sepanjang balapan berlangsung. Performa konsisten serta ketahanan mental terbukti menjadi kunci utama di balik dominasi mutlak pabrikan berlogo maskot petir tersebut di Sirkuit Mandalika.
“Saya ingin memberikan pujian khusus kepada Raul Fernandez, dengan kondisi jari yang cedera ia tetap ngotot ingin menang dengan segala cara, tetapi di sini Bezzecchi memang tampil sangat kuat. Selamat juga kepada Ogura yang sukses melakukan aksi balap luar biasa lewat kebangkitan gemilang sepanjang lomba,” pungkas Rivola menutup evaluasi akhir pekannya.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!