Pandeglang, Nusantara  Media - Memasuki puncak musim kemarau, ancaman bencana non-alam seperti kebakaran lahan dan permukiman menjadi salah satu perhatian utama aparat kewilayahan.

Mengantisipasi hal tersebut, Satgas TMMD ke-129 Kodim 0601/Pandeglang mengambil langkah proaktif melalui kegiatan penyuluhan nonfisik di Desa Pasirgadung, Kecamatan Patia.

​Pelda Agus Rizal selaku pemateri memaparkan bahwa kondisi geografis dan iklim saat ini sangat mendukung percepatan rambatan api. Rumput ilalang yang kering, semak belukar, serta material rumah yang mudah terbakar menuntut tingkat kewaspadaan yang lebih tinggi dari masyarakat setempat.

- Advertisement -

"Musim kemarau membuat rumput, semak, dan material mudah terbakar. Karena itu, kewaspadaan harus ditingkatkan.

Pencegahan adalah langkah terbaik agar tidak terjadi kerugian harta benda maupun korban jiwa," tegas Pelda Agus Rizal di hadapan warga Kampung Pangburangan yang hadir dengan penuh antusias.
 

​Dalam pemaparannya, Satgas TMMD memberikan tiga poin penting pencegahan kebakaran yang wajib diperhatikan oleh warga sehari-hari:

-Tidak Membakar Sampah Sembarangan: Aktivitas membersihkan pekarangan dengan cara membakar sampah daun kering tanpa pengawasan dapat dengan mudah merembet menjadi kebakaran besar.

-​Pengawasan Tungku dan Kayu Bakar: Warga diimbau untuk memastikan bahwa api dari tungku masak atau kayu bakar benar-benar padam sebelum ditinggalkan atau tidur.

Pemeriksaan Instalasi Listrik: Korsleting listrik seringkali menjadi pemicu utama kebakaran rumah tangga. Oleh karena itu, pengecekan kabel dan perangkat listrik secara berkala sangat dianjurkan.

​Sementara itu, Danramil 0111/Pagelaran Kapten Inf. Masalirohman selaku Komandan SSK TMMD ke-129 Kodim 0601/Pandeglang menegaskan bahwa program TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik semata.

Aspek pembangunan manusia melalui edukasi dan penyuluhan wawasan kebencanaan memegang peran yang sama pentingnya demi menciptakan ketahanan masyarakat yang berkelanjutan.

"TMMD tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat melalui edukasi. Dengan penyuluhan seperti ini, kami berharap warga semakin memahami cara mencegah kebakaran, sehingga lingkungan tetap aman dan masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan tenang," ungkap Kapten Inf. Masalirohman.

​Respon positif turut ditunjukkan oleh warga Kampung Pangburangan. Para warga mengaku mendapatkan wawasan serta sudut pandang baru mengenai pentingnya kehati-hatian dalam mengelola sumber api di lingkungan sekitar, terutama di tengah cuaca panas ekstrem musim kemarau ini.

​Melalui sinergi erat antara TNI dan rakyat dalam program TMMD ke-129 Kodim 0601/Pandeglang ini, diharapkan budaya peduli keselamatan lingkungan semakin membudaya, sehingga potensi bencana kebakaran di Kabupaten Pandeglang dapat diminimalkan secara optimal.