Sesi kualifikasi Grand Prix Brasil yang diliputi oleh kondisi trek basah dan penuh drama memberikan berkah tersendiri bagi Liam Lawson. Pembalap tim Racing Bulls tersebut awalnya hanya mampu mengamankan posisi kelima dalam sesi penentuan waktu yang berlangsung kacau pada hari Sabtu. Namun, gelombang sanksi dan penalti grid yang dijatuhkan kepada sejumlah pembalap papan atas secara drastis mengubah susunan start, mengerek posisi pembalap muda berbakat itu naik dua tingkat ke posisi ketiga di grid balapan utama hari Minggu.
Hantaman penalti ini memang memengaruhi hampir seperempat dari total 22 pembalap yang turun ke lintasan Autodromo Jose Carlos Pace, membuat peta kekuatan start akhir pekan ini mengalami perombakan besar-besaran. Dari sekian banyak pembalap yang terpaksa merelakan posisi start mereka akibat berbagai pelanggaran teknis dan pergantian komponen mesin, hanya Lando Norris selaku peraih pole position yang berhasil mempertahankan posisi start aslinya di baris terdepan tanpa mengalami perubahan sama sekali.
Perubahan formasi paling signifikan di baris terdepan terjadi setelah George Russell yang awalnya tampil impresif dan mengamankan posisi kedua harus rela turun lima strip ke posisi ketujuh akibat sanksi yang diterimanya. Hukuman bagi pembalap Mercedes tersebut secara otomatis mengangkat status juara dunia baru, Kimi Antonelli, untuk naik mendampingi Norris di baris paling depan dalam start balapan yang dijadwalkan mulai pukul dua siang waktu setempat.
Sementara itu, nasib kurang beruntung juga dialami oleh Charles Leclerc yang harus merosot jauh dari posisi keempat ke P14 akibat diganjar penalti turun 10 posisi. Situasi pelik yang menimpa pembalap Ferrari ini langsung dimanfaatkan dengan baik oleh Liam Lawson untuk mengambil alih posisi ketiga, menempatkannya tepat di baris kedua berdampingan dengan Nico Hulkenberg yang mengendarai mobil Audi. Melengkapi komposisi enam besar di grid start provisional, talenta muda Isack Hadjar bersama Oliver Bearman berdiri kokoh di belakang mereka.
Baca Juga Alex Albon Buka Suara soal Burnout di F1 2025Pertarungan di zona sepuluh besar semakin menarik dengan kehadiran Fernando Alonso, Alex Albon, serta Oscar Piastri yang berada tepat di belakang George Russell. Khusus untuk Piastri, pembalap asal Australia tersebut berhasil merangsek naik dua posisi meskipun kembali gagal menembus fase Q3 untuk kedua kalinya secara beruntun dalam akhir pekan balap musim ini.
Drama yang jauh lebih pelik tersaji di barisan paling belakang, di mana deretan nama besar seperti Lewis Hamilton, Max Verstappen, dan Sergio Perez harus puas menempati tiga posisi start terbawah. Akumulasi pergantian unit daya memaksa Lewis Hamilton menerima hukuman luar biasa berat berupa penalti 75 grid, menyusul masalah teknis pada mesin barunya yang terdeteksi saat sesi latihan bebas terakhir. Di sisi lain, duo Red Bull yakni Max Verstappen dan Sergio Perez masing-masing mendapatkan penalti 30 grid akibat pergantian komponen serupa, dengan urutan start paling buncit ditentukan berdasarkan hasil kualifikasi mereka.
| Pos | Driver | Team |
|---|---|---|
| 1 | Lando Norris | McLaren |
| 2 | Kimi Antonelli | Mercedes |
| 3 | Liam Lawson | Racing Bulls |
| 4 | Nico Hulkenberg | Audi |
| 5 | Isack Hadjar | Red Bull |
| 6 | Oliver Bearman | Haas |
| 7 | George Russell | Mercedes |
| 8 | Fernando Alonso | Aston Martin |
| 9 | Alex Albon | Williams |
| 10 | Oscar Piastri | McLaren |
| 11 | Rafael Camara | Haas |
| 12 | Arvid Lindblad | Racing Bulls |
| 13 | Carlos Sainz | Williams |
| 14 | Charles Leclerc | Ferrari |
| 15 | Franco Colapinto | Alpine |
| 16 | Pierre Gasly | Alpine |
| 17 | Lance Stroll | Aston Martin |
| 18 | Valtteri Bottas | Cadillac |
| 19 | Gabriel Bortoleto | Audi |
| 20 | Lewis Hamilton | Ferrari |
| 21 | Max Verstappen | Red Bull |
| 22 | Sergio Perez | Cadillac |
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!