Awal pekan balap di Autodromo Hermanos Rodriguez menghadirkan dinamika tersendiri bagi Lando Norris, di mana sesi latihan bebas pertama terpaksa dilalui tanpa kehadiran sang pemegang gelar juara dunia di kokpit utamanya. Kepercayaan tersebut diberikan kepada pebalap tes asal Italia, Leo Fornaroli, yang turun ke lintasan untuk mengumpulkan data penting bagi McLaren. Meskipun sempat menghadapi kendala teknis terutama dalam aspek manajemen temperatur ban kompon lunak yang menyulitkan laju kendaraan, kontribusi tersebut tetap diapresiasi secara terbuka oleh sang bintang utama.
Leo Fornaroli, yang baru saja mengunci titel Formula 2 musim 2025 dan bersiap melangkah ke kejuaraan ketahanan dunia tahun depan, menyelesaikan total 25 putaran dan menutup sesi pembuka di posisi ke-17. Sang debutan mengakui bahwa tantangan terbesar terletak pada upaya menjaga jendela suhu optimal pada ban. Kendala langsung terlihat sejak awal sesi ketika ia mengalami penguncian roda depan di tikungan pertama, sebuah insiden yang otomatis mereduksi potensi kecepatan maksimal dan merusak ritme keseluruhan di atas kompon lunak.
Meskipun demikian, peralihan kendali ke tangan Lando Norris pada sesi latihan bebas kedua langsung membuahkan hasil kompetitif yang menjanjikan. Peraih 13 kemenangan Grand Prix tersebut berhasil menempel ketat pemuncak catatan waktu harian, Kimi Antonelli, dengan selisih tipis kurang dari sepersepuluh detik dan mengamankan posisi kedua dalam lembar waktu gabungan. Norris menyampaikan rasa terima kasih atas kerja keras yang telah dicurahkan oleh rekan setim sekaligus pebalap cadangan mereka di sesi pagi.
Mengevaluasi hasil keseluruhan hari pembuka tersebut, pebalap berusia 26 tahun asal Inggris ini merasa optimistis menatap sesi kualifikasi mendatang di Meksiko. Ia menegaskan bahwa potensi kecepatan mobil secara murni sudah berada di level yang kompetitif, meskipun tantangan untuk mengeluarkan performa optimal di atas aspal Autodromo Hermanos Rodriguez tetap tidak bisa dianggap remeh. Tingkat persaingan yang sangat ketat di barisan depan menuntut presisi tingkat tinggi dari seluruh anggota tim.
Baca Juga Analisis Telemetri: Kimi Antonelli Raih Pole Epik di AustinJika melihat peta kekuatan sementara, konsistensi eksekusi di babak penentuan posisi start akan menjadi faktor penentu utama dalam memperebutkan posisi terdepan. Dengan modal dasar penataan kendaraan yang dinilai cukup solid oleh sang juara dunia, akhir pekan ini menjanjikan pertarungan sengit di barisan terdepan antara pabrikan papan atas Formula 1.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!