Kota Zaragoza resmi menjadi pusat perhatian internasional terkait keselamatan berkendara roda dua lewat penyelenggaraan konferensi International Motorcycle Safe Mobility Conference (IMSMC) edisi kedua. Acara yang dilangsungkan di fasilitas Mobility City milik Fundacion Ibercaja ini mempertemukan puluhan pakar global untuk menyoroti urgensi perlindungan pengendara motor, khususnya dalam sektor mobilitas kerja dan layanan pengantaran yang kian masif.
Pertemuan penting ini menghadirkan total 46 pembicara dari 39 entitas berbeda, termasuk pengambil kebijakan institusional, peneliti senior, akademisi, hingga representasi industri otomotif global. Diskusi terarah dibentuk guna membedah tantangan mobilitas sepeda motor secara menyeluruh, dengan misi utama menekan angka fatalitas serta kecelakaan lalu lintas yang terus menjadi pekerjaan rumah bersama di berbagai negara.
Salah satu agenda paling disorot dalam konferensi ini adalah peluncuran dokumen pedoman komprehensif bertajuk II Guia de Seguridad Vial para Motociclistas. Panduan mutakhir ini dirancang untuk melanjutkan kesuksesan edisi perdana yang rilis pada tahun 2017 silam, yang selama ini menjadi acuan utama bagi berbagai otoritas publik dan organisasi global dalam merumuskan kebijakan perlindungan pengendara.
Penyusunan dokumen penting ini dimotori oleh para ahli terkemuka seperti Anna Ferrer dan Jorge Rubino, serta didukung penuh oleh berbagai lembaga strategis internasional. Kolaborasi lintas sektor tersebut melibatkan CAF atau Banco de Desarrollo de America Latina y el Caribe, Bank Dunia, ANESDOR, hingga Direktorat Jenderal Lalu Lintas Spanyol atau DGT.
Baca Juga Ferrari Challenge Ubah Jadwal 2027 dan Lepas dari SpeedSeriesDalam proses pemutakhiran datanya, tim penyusun melibatkan lebih dari 150 pakar serta institusi global dengan menelaah melampaui 2.300 dokumen literatur dari lebih dari 50 negara di dunia. Hasil kerja keras tersebut melahirkan 108 praktik terbaik internasional, di mana empat di antaranya dikategorikan sebagai langkah kontroversial, serta 26 langkah spesifik yang langsung ditujukan bagi para pengendara motor ke dalam enam pilar strategis.
Kehadiran panduan komprehensif ini diharapkan mampu berfungsi sebagai instrumen praktis bagi para pembuat kebijakan publik dan pemangku kepentingan terkait. Pendekatan yang diusung berakar pada kebutuhan mendesak untuk mengatasi risiko berkendara lewat kebijakan berbasis bukti nyata, kerja sama antarlembaga, serta adopsi pengalaman terbaik dari negara-negara lain.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!