MotorLand Aragon kembali menjadi panggung panas perburuan gelar MotoGP 2026. Marc Marquez, yang tampil dominan di Sprint Sabtu lalu, kini mengincar kemenangan ganda di hadapan publiknya sendiri. Namun, tekanan datang dari Marco Bezzecchi yang start dari pole dan siap memberikan perlawanan sengit.

Marquez memulai balapan dari posisi ketiga, tepat di belakang Marco Bezzecchi dan Alex Marquez. Meski hanya finis ketiga di pemanasan pagi ini, penampilannya di Sprint kemarin menunjukkan kecepatan balap yang luar biasa. Ia memimpin setiap lap setelah melewati Bezzecchi di tikungan pertama, sebuah manuver yang ia akui penting untuk memenangkan Sprint 11 lap.

Bezzecchi sendiri tampil percaya diri. Pembalap Aprilia itu menjadi yang tercepat di pemanasan, unggul 0,4 detik dari rival terdekatnya. Padahal, ia hanya finis ketiga di Sprint karena memilih ban belakang soft yang menurutnya tidak terlalu berpengaruh. Kini, dengan ban medium untuk balapan 22 lap, ia optimistis bisa bertahan lebih lama di depan.

- Advertisement -
Advertisement

Alex Marquez, yang melengkapi barisan depan, juga menunjukkan performa impresif. Ia mengaku banyak belajar dari sang kakak di area trek di mana Marc memiliki keunggulan. Sementara itu, pemimpin klasemen Jorge Martin start dari posisi kelima. Ia sempat kesulitan dengan grip depan di Sprint, tapi yakin dengan ban medium hari ini ia bisa mengikuti laju para pemimpin. Martin masih unggul 29 poin atas Bezzecchi, jadi posisinya di puncak klasemen aman setidaknya hingga Misano.

Pedro Acosta juga patut diperhitungkan. Pembalap muda itu berhasil menyalip Martin di Sprint dan menunjukkan kecepatan akhir yang kuat, meski kehilangan sayap jok di grid sebelum start. Sementara itu, Johann Zarco dan Fermin Aldeguer yang kembali dari cedera, sama-sama finis di poin pada Sprint. Zarco akan menjalani hukuman double long lap hari ini akibat insiden di Catalunya, dan ia bercanda bahwa hukuman itu justru bisa membantunya.

Baca Juga Dall'Igna Kritik Performa Bagnaia, Ducati Butuh Lebih!

Menariknya, MotoGP baru saja memperlihatkan secara virtual sirkuit Adelaide yang akan menggantikan Phillip Island sebagai tuan rumah GP Australia tahun depan. Sirkuit sepanjang 4,1 km dengan banyak chicane itu tampak menantang dan akan menjadi babak baru bagi para pembalap.

Dengan 22 lap yang menanti, strategi ban dan manajemen ritme akan menjadi kunci. Marquez jelas ingin mengulang dominasinya, tapi Bezzecchi dan Martin punya rencana berbeda. Satu hal yang pasti: balapan di Aragon hari ini akan menjadi ujian seberapa jauh Marc Marquez bisa mempertahankan statusnya sebagai raja di kandang sendiri.