Teka-teki mengenai status Colton Herta dan dokumen izin membalapnya di ajang balap mobil paling bergengsi di dunia kembali menemui babak baru yang cukup membingungkan. Pembalap asal Amerika Serikat tersebut sebelumnya dikabarkan telah mengantongi seluruh poin yang dibutuhkan untuk mendapatkan Superlisensi FIA. Namun, situasi berubah drastis setelah akhir pekan balap di Kota Meksiko menyajikan koreksi resmi yang langsung mengubah jalannya persiapan sang pembalap menuju grid utama balap kursi tunggal level tertinggi.

Sebagai sosok yang telah lama diproyeksikan oleh Cadillac sebagai ujung tombak utama tim untuk menghadapi tantangan regulasi baru, kepindahan Herta dari kancah balap IndyCar ke Formula 2 dimaksudkan agar ia dapat beradaptasi lebih cepat dengan karakteristik ban Pirelli serta sirkuit-sirkuit klasik di benua Eropa. Kendati demikian, performanya di ajang penjenjangan tersebut belum berjalan mulus, menempatkannya di posisi ke-19 klasemen sementara dan menutup peluang meraih tambahan poin lisensi lewat jalur kompetisi reguler tersebut.

Titik balik sempat dikira terjadi ketika sesi latihan bebas pertama di Meksiko rampung, di mana Herta menuntaskan 30 putaran yang awalnya diyakini cukup untuk menggenapkan perolehan angka dalam sistem lisensi. Rumor mengenai potensi debut kilat untuk menggantikan posisi pembalap yang sedang sakit sempat berhembus kencang di paddock, namun Federasi Internasional Automobil segera meralat perhitungan tersebut karena adanya dis krepan data digital.

- Advertisement -
Advertisement

Kesalahan administratif yang cukup mengejutkan ini bersumber dari ketidaksesuaian data pada situs resmi penyelenggara IndyCar akibat galat sistem komputer. Posisi akhir musim lalu yang melibatkan Herta dan sesama kompetitor mengalami kekeliruan pencatatan peringkat, yang membuat perolehan angka krusial sang pembalap kurang satu poin utuh. Akibat kendala teknis birokrasi ini, ia diwajibkan menyelesaikan jarak minimal 100 kilometer tambahan dalam sesi latihan resmi berikutnya.

Baca Juga McLaren Peringatkan Pembalap Usai Insiden GP Singapura

Menanggapi situasi pelik tersebut, kubu manajemen tim menegaskan bahwa arah dan visi jangka panjang mereka sama sekali tidak goyah. Melalui pernyataan resmi dari pimpinan tim Marcin Budkowski kepada media terkemuka L'Equipe, manajemen menegaskan komitmen penuh terhadap talenta muda asal California itu demi mempersiapkan skuad yang kompetitif untuk masa depan.