Mercedes akhirnya angkat bicara soal keputusan kontroversial yang diambil pada Grand Prix Belanda akhir pekan lalu. Tim pabrikan asal Jerman itu memilih melakukan team order untuk mempromosikan Kimi Antonelli di depan George Russell, sebuah langkah yang tampaknya merugikan pembalap senior mereka.

George Russell sempat berada di posisi kedua setelah tidak masuk pit saat periode Virtual Safety Car (VSC) di akhir balapan. Keputusan ini menguntungkan Norris, yang juga bertahan di trek, tetapi membuat ban Russell rentan. Ketika Antonelli yang berada di belakangnya dengan ban baru mulai mendekat, tim memerintahkan mereka bertukar posisi. Russell pun harus bertahan dari serangan ganda Ferrari yang dikendarai Lewis Hamilton dan Charles Leclerc.

Direktur teknik lintasan Mercedes, Andrew Shovlin, menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil untuk melindungi peluang Russell meraih podium, bukan untuk merugikannya. "VSC keluar di lap 55, kedua Ferrari masuk pit. Jadi mereka akan menggunakan ban baru saat restart," ujar Shovlin dalam video debrief tim. "Di lap 56, kami masih punya kesempatan untuk memasukkan Kimi dan menempatkannya di depan kedua Ferrari. Itu menempatkannya di posisi bagus untuk finis di depan mereka."

- Advertisement -
Advertisement

Shovlin menambahkan bahwa jika mereka membiarkan Russell dan Antonelli bertarung, Russell akan kehilangan waktu dan memberi Ferrari peluang untuk menyerang. "Kimi punya grip untuk melewatinya, tetapi jika kami biarkan mereka balapan, George akan kehilangan waktu dan Ferrari punya lebih banyak waktu untuk menyerang. Dan ternyata, George bertahan dengan brilian," jelasnya.

Baca Juga Lewis Hamilton: Ferrari Sulit Diprediksi di GP Belanda 2025

Russell berhasil mengamankan posisi ketiga, sekaligus meraih podium pertamanya musim ini. Hasil ini terasa manis setelah ia tampil impresif sejak awal: pole dan kemenangan di Sprint, serta finis ketiga di balapan utama. Shovlin memuji performa Russell, "Salah satu sorotan balapan adalah melihat betapa briliannya George bertahan dari serangan Ferrari. Tidak ada jaminan dia bisa mempertahankan posisi itu, dan beberapa kali Lewis terlihat akan menyalip, tapi George melakukan cukup untuk mencegahnya."

Keputusan Mercedes ini tentu memicu perdebatan. Namun Shovlin menegaskan bahwa prioritas tim adalah hasil maksimal untuk kedua pembalap. "Itu tentang menyelamatkan waktu balapan George. Kimi punya grip, tetapi jika kami biarkan mereka bertarung, George akan kehilangan waktu," tandasnya. Kini, dengan performa apik Russell dan konsistensi Antonelli, persaingan internal Mercedes diprediksi akan semakin menarik.