Loris Capirossi akan resmi dinobatkan sebagai 'Legenda MotoGP' dalam sebuah seremoni khusus pada Sabtu pekan ini di sirkuit Misano, Italia. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas kesuksesannya di lintasan serta kontribusinya yang luar biasa bagi dunia balap motor.
Pembalap asal Italia itu mengawali karier gemilangnya dengan merebut gelar 125cc pada musim debutnya di tahun 1990, lalu mempertahankan mahkota tersebut pada 1991. Setelah itu, ia naik kelas ke 250cc dan 500cc, menunjukkan bakatnya di berbagai kelas.
Meski sempat memenangkan grand prix 500cc pada 1996, Capirossi kembali turun ke kelas 250cc dan akhirnya mengunci gelar dunia ketiganya pada 1998 setelah persaingan sengit dengan rekan setimnya di Aprilia, Tetsuya Harada. Insiden di putaran terakhir juga mengangkat nama Valentino Rossi muda, yang saat itu memenangkan balapan, ke posisi kedua di klasemen akhir.
Pada tahun 2000, Capirossi kembali ke kelas premier dan langsung meraih kemenangan di musim pertamanya bersama Pons Honda, sebelum finis ketiga di kejuaraan dunia 500cc terakhir di belakang Kenny Roberts Jr dan Valentino Rossi.
Memasuki era MotoGP, Capirossi sempat kesulitan dengan motor dua-tak pada 2002, tetapi perjuangannya melawan motor empat-tak membawanya ke proyek pabrikan Ducati pada 2003. Ia mencatatkan sejarah dengan memberikan kemenangan perdana bagi Desmosedici di Catalunya tahun itu, lalu bersaing memperebutkan gelar pada 2006, dan meraih kemenangan ketujuh serta terakhirnya di Motegi 2007, tepat saat rekan setimnya Casey Stoner mengunci gelar dunia.
Baca Juga Grid MotoGP 2027 Hampir Lengkap, Dua Kursi Tersisa di HondaKarier Capirossi berlanjut ke Suzuki pada 2008, dengan podium terakhirnya di Brno musim itu. Setelah menjadi satu-satunya pembalap selain Stoner yang menang dengan Ducati 800cc, ia kembali ke Desmosedici bersama Pramac pada musim terakhirnya di MotoGP, 2011.
Capirossi menutup karier grand prixnya yang ke-328 di Valencia dengan menggunakan nomor #58, bukan nomor pribadinya #65, sebagai penghormatan untuk Marco Simoncelli yang gugur di Sepang. Kini di usia 53 tahun, ia telah mengabdi sebagai Penasihat Keselamatan MotoGP selama lebih dari satu dekade.
Status Legenda MotoGP ini mengakui kontribusi luas seorang pembalap terhadap olahraga ini. Sebelumnya, sejumlah nama Italia seperti Giacomo Agostini, Valentino Rossi, Andrea Dovizioso, Marco Simoncelli, Max Biaggi, Franco Uncini, Marco Lucchinelli, Umberto Masetti, dan Carlo Ubbiali telah lebih dulu menerima penghargaan serupa.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!