Palembang, Nusantara Media  – Prajurit TNI dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kodam II/Sriwijaya menggelar aksi nyata pelestarian sejarah melalui kegiatan jalan sehat dan karya bakti di Halaman Markas Kesdam II/Sriwijaya, Palembang, pada Kamis (15/1/2026).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapoksahli Pangdam II/Sriwijaya Brigjen TNI Junaidi M., S.Sos., M.Si., dan melibatkan partisipasi luas dari berbagai elemen masyarakat, termasuk personel Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Satpol PP, mahasiswa, pelajar, serta organisasi kemasyarakatan seperti FKPPI, Hipakad, dan Pemuda Pancasila.

Rangkaian acara dimulai dengan jalan sehat melintasi jalur ikonik bersejarah, mulai dari gerbang Markas Kesdam II/Sriwijaya menuju Museum Sultan Mahmud Badaruddin II, Kantor Pos Palembang, hingga kawasan Jalan Merdeka. Rute ini sengaja dipilih untuk membangkitkan memori kolektif masyarakat tentang nilai historis pusat kota Palembang yang perlu terus dijaga keasrian dan kebersihannya.

Puncak kegiatan adalah karya bakti berupa pembersihan situs cagar budaya Benteng Kuto Besak (BKB), khususnya di area Bastion 1, Bastion 2, dan Pintu Lawang Borotan. Aksi ini menjadi langkah konkret Kodam II/Sriwijaya dalam mendukung pelestarian benteng pertahanan bersejarah abad ke-18 yang merupakan kebanggaan "Wong Kito" (kita orang Palembang).

Kegiatan ini tidak hanya mempererat silaturahmi antara TNI dan masyarakat, tetapi juga mengajak generasi muda (Gen Z) lebih mengenal dan mencintai situs bersejarah. Selain itu, acara menegaskan peran Markas Kesdam II/Sriwijaya sebagai pusat layanan kesehatan inklusif bagi masyarakat luas, sekaligus mendorong kawasan BKB menjadi pusat aktivitas positif yang bermanfaat secara ekonomi dan sosial.

Melalui semangat gotong royong, berbagai komponen masyarakat bersatu menjaga aset budaya nasional. Hal ini menunjukkan bahwa pelestarian warisan bangsa adalah tanggung jawab bersama, sekaligus wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat untuk kesejahteraan Sumatera Selatan.

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum berkelanjutan, terutama di tengah rencana revitalisasi dan pembukaan akses Benteng Kuto Besak bagi publik yang sedang digodok Pemkot Palembang bersama Kodam II/Sriwijaya.