Balapan George Russell pada Grand Prix Brasil diwarnai oleh sebuah insiden tak biasa yang hampir saja menghancurkan peluang finisnya di posisi lima besar. Memulai balapan dari posisi ketujuh, pembalap asal Inggris tersebut sebenarnya tampil kompetitif dan menghabiskan sebagian besar jalurnya di barisan terdepan. Namun, sebuah kesalahan krusial ketika melakukan pergantian ban dari kompon intermediate ke ban lunak slick hampir mengakhiri perlombaannya secara prematur.

Tepat setelah meninggalkan area pit box usai pemasangan ban baru, Mercedes mengalami momen menegangkan ketika mobilnya tiba-tiba terpental dan berputar di jalur pit lane. Beruntung, putaran tersebut tidak mencapai 360 derajat penuh, yang memaksa sang pembalap untuk melakukan manuver ekstra di dalam pit lane agar dapat kembali melanjutkan jalannya balapan tanpa kehilangan lebih banyak waktu berharga dari para rivalnya.

Menanggapi insiden yang menimpa dirinya, Russell memberikan penjelasan mengenai penyebab hilangnya kendali di jalur pit tersebut. Dilansir dari Crash.net, ia mengakui bahwa kondisi ban yang masih dingin menjadi faktor utama, serta karakteristik unik dari unit daya mobilnya yang sempat menghambat proses pemulihan manuver. "Itu terjadi, saya tidak begitu yakin apa yang terjadi di sana," ujar Russell mengomentari insiden yang hampir berakibat fatal bagi posisinya.

- Advertisement -
Advertisement

Ia menambahkan, "Dan saya tidak bisa melakukan 360 derajat penuh; saya tidak memiliki tenaga tambahan, jadi itu hanya beberapa keunikan dari unit daya ini, tetapi Anda tahu, hal utama dari hari ini adalah kami mendapatkan kejuaraan konstruktor. Jumlah kerja keras yang luar biasa dari seluruh tim untuk mencapai hal itu. Jelas, kami ingin melakukannya dengan sedikit lebih gaya, tetapi kami berhasil melewatinya, yang merupakan hal paling penting."

Baca Juga Kemarahan George Russell di GP Brasil Ungkap Salah Komunikasi Mercedes

Di balik insiden menegangkan tersebut, akhir pekan di Brasil menjadi titik balik yang positif bagi Russell, terutama setelah dalam beberapa balapan terakhir ia kerap berada di bawah bayang-bayang rekan setimnya, Kimi Antonelli, yang baru saja mengunci gelar juara dunia di Meksiko. Berstatus sebagai pembalap utama Mercedes di Interlagos, Russell sukses mengamankan posisi keempat dan mengaku mulai merasakan kembali performa terbaiknya jelang seri balap berikutnya di Las Vegas.

"Saya memiliki kecepatan yang sangat kuat dalam balapan, terutama pada ban lunak. Kami berdua berjuang dengan ban intermediate di akhir, dan itu cukup aneh. Tapi ya, merasa sedikit lebih seperti diri saya lagi, namun akhir pekan ini saya pikir pasti ada kecepatan murni di sana. Akhir pekan lalu di Meksiko, itu semacam hanya satu putaran pada waktu yang tepat. Tapi menantikan Vegas, sebuah trek di mana saya cenderung berkinerja baik," pungkasnya.