Sesi kualifikasi Grand Prix Brasil di Autodromo Jose Carlos Pace diwarnai oleh cuaca ekstrem, genangan air parah, serta drama sanksi grid yang melibatkan para juara dunia. Lando Norris keluar sebagai yang tercepat di atas lintasan basah Interlagos untuk merebut posisi start terdepan, sekaligus mencatatkan pole position ke-20 sepanjang kariernya di ajang balap mobil roda satu kelas utama ini. Pembalap asal Inggris tersebut unggul atas duo Mercedes di posisi kedua dan ketiga, mengamankan modal penting dalam perburuan gelar juara dunia.
Bagi tim McLaren, hasil gemilang ini menandai pole position ke-181 dalam sejarah panjang pabrikan asal Woking tersebut di ajang kelas utama. Sesi penentuan posisi start ini dimulai di bawah langit mendung dengan suhu udara mencapai 22 derajat Celsius, sementara temperatur trek turun drastis hampir 25 derajat dibandingkan sesi latihan bebas ketiga akibat terjangan hujan lebat yang mengguyur sirkuit legendaris di kawasan Interlagos, Sao Paulo.
Situasi semakin rumit karena sejumlah pembalap papan atas dipastikan menghadapi hukuman penurunan posisi start akibat pergantian komponen mesin. Max Verstappen bersama Lewis Hamilton dan Sergio Perez dijatuhi sanksi mundur ke belakang karena memasang unit tenaga baru, sementara Charles Leclerc harus rela turun sepuluh peringkat dan George Russell mundur lima grid. Hukuman massal ini langsung mengubah peta kekuatan di barisan belakang menjelang jalannya balapan utama yang diprediksi kembali diguyur hujan deras.
Ketegangan langsung memuncak sejak fase Q1 ketika para pembalap sempat mencoba ban intermediate hijau sebelum menyadari kondisi trek yang terlalu basah. Genangan air yang masif membuat sejumlah pembalap mengalami aquaplaning parah, memicu bendera merah berkibar hanya dua menit setelah sesi dimulai akibat kondisi lintasan yang tidak layak. Sesi kualifikasi sempat mengalami penundaan panjang hingga lebih dari satu jam sebelum akhirnya dilanjutkan kembali dengan ban hujan ekstrem.
Baca Juga Jack Wolff, Putra Toto dan Susie, Juara Karting PertamaDilansir dari Speedweek, jalannya sisa sesi kualifikasi berlangsung dalam ketegangan tinggi dengan bahan bakar penuh di dalam mobil karena ketidakpastian cuaca. Drama di Interlagos ini tidak hanya menegaskan kepiawaian Lando Norris di atas trek basah, tetapi juga menjanjikan pertarungan sarat emosi dari barisan belakang yang dihuni oleh para juara dunia yang memburu posisi podium.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!