Peluang perebutan gelar juara dunia Jorge Martin di ajang MotoGP musim ini berada di ambang kehancuran setelah sang pebalap terpaksa mengambil keputusan berat untuk mundur dari Grand Prix Malaysia di Sirkuit Sepang. Keputusan krusial ini diambil sesaat sebelum sesi kualifikasi dimulai, menyusul hasil evaluasi kondisi fisik yang tidak memungkinkan setelah sesi latihan bebas terakhir pada Sabtu pagi waktu setempat, di mana ia hanya mampu menempati posisi ke-21 atau posisi buncit dalam catatan waktu.

Pebalap pabrikan Aprilia Racing tersebut sebelumnya memang datang ke Sepang dengan kondisi yang meragukan menyusul insiden kecelakaan kecepatan tinggi yang dialaminya dalam balapan sprint di Phillip Island, Australia, sepekan sebelumnya. Ketika itu, Martin terlibat duel sengit memperebutkan posisi terdepan melawan rival utamanya, sebelum akhirnya mengalami high-side crash yang meninggalkan cedera retak non-geser pada bagian tulang radius tangan kanannya.

Cedera parah tersebut langsung memaksa sang pebalap asal Spanyol dinyatakan tidak fit untuk mengikuti balapan utama di Australia, yang pada akhirnya juga terpaksa dibatalkan akibat kondisi cuaca dan lintasan. Situasi pelik ini membuat selisih poinnya di klasemen sementara kejuaraan dunia semakin tertekan, tertinggal 10 poin di belakang rival terberatnya dari kubu Ducati, yakni Marc Marquez, menjelang paruh akhir musim yang semakin menegangkan ini.

- Advertisement -
Advertisement

Pihak tim secara resmi mengumumkan pengunduran diri tersebut melalui sebuah pernyataan singkat di paddock Sepang. "Jorge Martin akan mundur dari sisa rangkaian GP Malaysia untuk melanjutkan pemulihan dari cederanya," tulis keterangan resmi dari skuad Noale tersebut, mengakhiri spekulasi panjang mengenai kemampuan sang pebalap untuk bertahan hingga balapan utama hari Minggu.

Sebelum keputusan mundur ini diresmikan, Martin sempat mencoba memaksakan diri turun ke lintasan sejak hari Kamis setelah dinyatakan lolos tes medis awal oleh Direktur Medis MotoGP, Dr. Angel Charte. Ia bahkan kembali mendapat lampu hijau untuk turun pada sesi latihan hari Jumat, meskipun ia sengaja memotong waktu lintasannya demi menghemat tenaga menghadapi rangkaian akhir pekan yang panjang dan melelahkan secara fisik.

Baca Juga Marc Marquez Kecam Aturan Denda Baru MotoGP untuk Kegiatan Promosi

Namun, ujian terberat terjadi pada sesi latihan bebas sabtu pagi di atas lintasan sepanjang 5,5 kilometer tersebut. Meskipun berhasil menyelesaikan delapan putaran, catatan waktu lapnya terpaut sangat jauh dari barisan depan, yakni tertinggal hingga 1,8 detik dari pebalap Tech3 KTM, Enea Bastianini, yang menunjukkan bahwa kekuatan fisik tangannya sudah benar-benar habis.

Konfirmasi pengunduran diri ini akhirnya diumumkan hanya beberapa menit setelah sesi Kualifikasi 1 (Q1) resmi dimulai, di mana garasi nomor sang pebalap tampak kosong melompong saat pit lane dibuka. Kehilangan poin krusial di Sepang kini menjadi pukulan telak bagi ambisi besar Aprilia dan sang pebalap dalam perburuan gelar juara dunia musim ini.