Pabrikan asal Jepang, Honda, dipastikan harus menghadapi kerasnya persaingan akhir pekan ini dengan kekuatan yang timpang. Dalam pratinjau resmi menjelang gelaran balap akhir pekan di Sirkuit Phillip Island, manajemen tim mengonfirmasi bahwa Joan Mir masih harus menepi dari lintasan akibat masalah kesehatan yang belum sepenuhnya pulih sejak pertengahan September lalu.

Situasi pelik ini semakin diperparah dengan kondisi fisik pembalap penguji mereka yang dipersiapkan sebagai pengganti. Aleix Espargaro, yang sebelumnya sempat menggantikan posisi Mir di Mandalika, dipastikan harus naik meja operasi di Barcelona dalam beberapa hari ke depan setelah mengalami masalah sindrom kompartemen atau arm pump saat menjalani uji coba privat di Sirkuit Sepang, Malaysia.

Absennya kedua pembalap tersebut membuat pabrikan berlogo sayap tunggal ini hanya akan menurunkan Luca Marini seorang diri di atas lintasan sepanjang akhir pekan ini. Berdasarkan regulasi kejuaraan, tim seharusnya menurunkan dua pembalap, namun cedera parah yang juga dialami oleh Takaaki Nakagami akibat kecelakaan pada penampilan wildcard di GP Jepang membuat pabrikan asal Jepang ini tak memiliki opsi lain.

- Advertisement -
Advertisement

Terkait kondisi pembalap utama mereka, manajemen tim memberikan penjelasan resmi mengenai proses pemulihan yang sedang dijalani. Joan Mir dan tim medisnya dikabarkan tengah bekerja secara intensif agar sang pembalap bisa segera kembali berkompetisi, namun balapan di Phillip Island dinilai terlalu cepat sehingga mereka memilih untuk terus memantau perkembangannya secara berkala.

Baca Juga Aleix Espargaro Terancam Absen di MotoGP Mandalika Demi Uji Coba Sepang

Krisis kesehatan yang menimpa sang juara dunia ini bermula sejak ia memutuskan mundur dari balapan GP San Marino pada 13 September lalu. Saat itu, ia mengaku kondisi fisiknya tidak berada dalam level terbaik sebelum akhirnya memutuskan masuk pit pada awal balapan hari Minggu dan langsung bertolak ke Barcelona untuk menjalani serangkaian pemeriksaan medis lanjutan yang mendapati adanya parameter darah yang memerlukan investigasi mendalam.

Direktur medis MotoGP, Dr. Angel Charte, sebelumnya telah memberikan instruksi agar sang pembalap menjalani istirahat total serta terapi rehabilitasi intensif. Hingga kini, investigasi mendalam terus dilakukan di Rumah Sakit Universitas Dexeus untuk mencari tahu akar permasalahan dari menurunnya energi dan performa yang dirasakan oleh sang pembalap dalam beberapa bulan terakhir.