Sinergi TNI dan Warga: Satgas TMMD ke-129 Yon TP 842/Badak Sakti Genjot Pengerasan Jalan di Pandeglang
PANDEGLANG, NUSANTARA MEDIA — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 yang diselenggarakan oleh Yon TP 842/Badak Sakti terus menunjukkan progres yang signifikan di lapangan.
Kerja sama yang erat antara aparat TNI dan masyarakat setempat berhasil mencatatkan pencapaian positif dalam percepatan pembangunan infrastruktur perdesaan di Kabupaten Pandeglang, Banten.
Di bawah kepemimpinan Letda CPL Sidik selaku pimpinan apel pagi, para personel Satgas bersama warga bahu-membahu mempercepat proses pengerasan jalan di wilayah perdesaan.
Hingga saat ini, kerja keras tim gabungan yang melibatkan total 55 personel—terdiri dari anggota Satgas TMMD dan warga yang bergotong royong—telah berhasil merampungkan pengerasan jalan sepanjang 350 meter dari titik nol.
Rangkaian kegiatan harian para Satgas TMMD ke-129 ini selalu diawali dengan apel pagi yang dipimpin langsung oleh Letda CPL Sidik di Kampung Pangburangan. Apel ini bertujuan untuk memastikan kesiapan fisik dan mental seluruh personel sebelum diterjunkan ke titik-titik pengerjaan fisik di lapangan.
Berdasarkan data di lapangan, sasaran fisik utama dari program TMMD kali ini mencakup wilayah Desa Pasir Gadung dan Desa Simpang Tiga yang terletak di Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Kedua desa tersebut dipilih karena memiliki peran strategis sebagai jalur mobilitas utama warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, baik untuk sektor pertanian, perdagangan, maupun pendidikan.
Kehadiran program TMMD di wilayah ini disambut dengan antusiasme yang sangat tinggi oleh warga setempat.
Tanpa menunggu aba-aba, masyarakat secara sukarela turut turun tangan dan berbaur dengan prajurit TNI untuk membantu proses pengerjaan di lapangan, mulai dari pengangkutan material hingga perataan badan jalan.
Keterlibatan aktif masyarakat dalam program ini membuktikan bahwa semangat gotong royong di tengah masyarakat pedesaan masih terjaga dengan sangat baik. Kemanunggalan antara TNI dan rakyat menjadi motor penggerak utama dalam mengatasi berbagai hambatan geografis maupun teknis di lokasi proyek.
"Soliditas antara TNI dan masyarakat adalah kunci utama percepatan pembangunan ini. Kami optimistis target pengerasan jalan ini dapat selesai tepat waktu demi meningkatkan roda perekonomian warga," ujar Letda CPL Sidik di sela-sela kesibukannya memantau jalannya proyek.
Ia juga menambahkan bahwa semangat kebersamaan yang terjalin selama proses pengerjaan ini tidak hanya berorientasi pada pencapaian fisik semata, tetapi juga mempererat ikatan emosional dan kekeluargaan antara prajurit TNI dan masyarakat.
Infrastruktur jalan yang memadai merupakan salah satu faktor krusial dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi di daerah perdesaan.
Selama ini, kondisi jalan yang belum optimal seringkali menjadi kendala bagi warga Desa Pasir Gadung dan Desa Simpang Tiga dalam mendistribusikan hasil bumi maupun mengakses fasilitas kesehatan dan pendidikan di pusat kecamatan.
Melalui sinergi yang kuat dalam program TMMD ke-129 ini, pembangunan infrastruktur perdesaan diharapkan tidak hanya memperlancar akses transportasi darat antar-desa, tetapi juga mendatangkan multiplier effect bagi kesejahteraan masyarakat.
Dengan akses jalan yang lebih mulus dan tahan lama, biaya logistik dan distribusi hasil pertanian dapat ditekan, sehingga taraf hidup warga di wilayah Banten, khususnya Kabupaten Pandeglang, dapat meningkat secara signifikan di masa mendatang.
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!