Sesi latihan bebas ketiga di Circuit of the Americas, Austin, Texas, menyajikan drama teknis yang intens di bawah kondisi cuaca musim panas dengan suhu udara mencapai 28 derajat Celsius dan trek menyentuh 40 derajat Celsius. Di hadapan tribun penonton yang dipadati oleh para penggemar, para pebalap Formula 1 turun ke lintasan untuk melakukan penyesuaian akhir pada kendaraan mereka sebelum sesi kualifikasi yang krusial. Setelah dominasi awal yang ditunjukkan oleh Charles Leclerc pada hari Jumat, perhatian utama tertuju pada siapa yang mampu menandingi kecepatan tim asal Italia tersebut, sementara bayang-bayang pelanggaran batas lintasan terus menghantui sepanjang akhir pekan.

Masalah penegakan batas lintasan menjadi sorotan utama menyusul insiden pada sesi sebelumnya, di mana ratusan catatan waktu pebalap terpaksa dihapus akibat melebihi garis putih. Sebagai respons, penyelenggara memperlebar beberapa garis putih di Tikungan 12, 15, dan 20 pada malam hari sebelum sesi latihan ketiga, serta meratakan gundukan aspal di area pengereman Tikungan 19. Namun, juara dunia Jenson Button memberikan catatan kritis mengenai efektivitas kebijakan tersebut. "Para pengendara akan selalu melaju hingga ke batas maksimal, tidak peduli seberapa lebar garis putih dibuat," ungkap Button menyoroti karakter agresif para pebalap di atas lintasan.

Pada awal sesi, para penonton sempat disuguhi pemandangan sepi karena tim-tim papan atas memilih untuk menghemat kompon ban lunak yang memiliki ketahanan sangat singkat serta menunggu suhu aspal agar lebih representatif untuk kualifikasi. Hanya segelintir pebalap seperti Pierre Gasly, Franco Colapinto, Sergio Perez, dan Valtteri Bottas yang menghiasi sirkuit pada sepuluh menit pertama. Suasana langsung berubah tegang ketika mobil Lewis Hamilton mengeluarkan kepulan asap di dalam garasi, yang sempat membuat bos Ferrari, John Elkann, menunjukkan ekspresi khawatir di pitwall sebelum akhirnya sang juara dunia asal Inggris itu melanjutkan sesi tanpa kendala berarti.

- Advertisement -
Advertisement

Memasuki pertengahan sesi, persaingan waktu lap semakin memanas ketika Max Verstappen sempat mengambil alih posisi puncak, meskipun beberapa catatan waktu pebalap seperti Lando Norris dan Charles Leclerc harus dibatalkan karena melanggar batas lintasan. Hamilton kemudian mencatatkan waktu tercepat menggunakan ban lunak Pirelli, mengungguli catatan waktu Verstappen yang menggunakan ban medium dengan selisih 141 seperseribu detik. Di sisi lain, Verstappen kembali meluapkan kekesalannya melalui radiu tim akibat masalah perpindahan gigi yang tidak mulus saat melakukan pengereman di batas cengkeraman ban, yang memaksa pebalap Belanda itu membatalkan putusan cepatnya.

Baca Juga Isack Hadjar Target Maksimalkan Data Debut Red Bull di Australia

Menjelang paruh kedua sesi latihan, susunan pemuncak tabel mencakup nama-nama besar seperti Leclerc, Hamilton, Antonelli, Verstappen, Norris, dan Russell, sementara Nico Hulkenberg yang membesut mobil Audi berada di posisi kedua belas setelah terlibat duel ketat di belakang George Russell. Situasi ini memberikan gambaran jelas bahwa pertarungan di sesi kualifikasi nanti akan sangat ditentukan oleh ketepatan teknis, manajemen ban yang efisien, serta kedisiplinan pebalap dalam menghindari jebakan batas lintasan yang terus memakan korban sepanjang akhir pekan di Texas.