Pekan balap Lewis Hamilton di Autodromo Hermanos Rodriguez diwarnai oleh insiden yang tidak diinginkan setelah ia mengalami masalah kehilangan tenaga pada mobil SF26 miliknya. Masalah teknis tersebut memaksa sesi latihan bebas kedua atau FP2 Grand Prix Meksiko harus berakhir lebih cepat bagi sang juara dunia tujuh kali, sekaligus memangkas waktu krusial yang dibutuhkannya untuk mengumpulkan data penting di lintasan.
Meskipun kecepatan mobil Scuderia Ferrari tampak sangat menjanjikan sepanjang akhir pekan ini, Hamilton harus menghadapi serangkaian rintangan yang cukup menguji kesiapan krunya di garasi. Kegagalan mekanis di tengah sesi FP2 membuat pembalap asal Inggris tersebut kehilangan kesempatan untuk menjalankan simulasi balap jangka panjang yang sangat krusial dalam merumuskan strategi balapan hari Minggu mendatang.
Berbicara mengenai situasi yang dihadapinya, Hamilton mengungkapkan rasa frustrasinya namun tetap mencoba mengambil sisi positif dari performa awal mobilnya. Ia menyatakan bahwa dirinya merasa sangat nyaman di kokpit sebelum insiden tersebut terjadi, dan memuji kerja keras tim dalam menemukan arah pengaturan yang tepat sejak sesi latihan pertama dimulai di ibu kota Meksiko.
“Saya merasa sangat baik di dalam mobil. Saya pikir kami melakukan pekerjaan yang sangat baik dalam menempatkan pengaturan pada posisi yang lebih baik. Hanya saja ini benar-benar disayangkan,” ujar Hamilton setelah sesi latihan berakhir, seperti dilansir dari Motorsport Week.
Keputusan Hamilton untuk tetap mengemudikan mobilnya pada sesi FP1 alih-alih memberikan kursi kepada pembalap muda, sebagaimana yang dilakukan oleh sebagian besar rivalnya akhir pekan ini, awalnya dimaksudkan untuk memaksimalkan waktu adaptasi. Namun, berbagai eksperimen komponen penguji aliran udara atau rake running pada sesi pagi hari membuat waktu lintasannya semakin terbatas, memperumit persiapan keseluruhan menjelang sesi kualifikasi.
“Saya kehilangan sedikit waktu di P1 karena kami melakukan pengujian aerodinamika. Biasanya saya akan meminta salah satu pembalap muda melakukan P1 di trek ini, seperti yang dilakukan kebanyakan orang. Tetapi saya memilih melakukannya di tempat lain,” tambahnya menjelaskan.
Baca Juga Impian Daniel Ricciardo Jalani Balapan Terakhir Bersama VerstappenMenanggapi klaim dari pembalap Mercedes yaitu George Russell yang menyebutkan bahwa penggunaan turbo yang lebih kecil memberikan keuntungan besar bagi Ferrari di Meksiko, Hamilton secara tegas menepis pandangan tersebut. Menurutnya, jika melihat catatan kecepatan tertinggi di ujung lintasan lurus, tim rival masih memiliki keunggulan kompetitif yang sama seperti seri-seri sebelumnya.
“Saya tidak begitu setuju mengenai masalah turbo itu. Jika Anda melihat kecepatan dibandingkan Mercedes dan Red Bull, mereka masih cepat di ujung lintasan lurus, seperti di setiap balapan. Jadi turbo itu tidak membuat perbedaan besar,” tegas Hamilton.
Dengan rekan setimnya yaitu Charles Leclerc yang sukses menguasai catatan waktu tercepat di sesi FP1 dan FP2, potensi kecepatan Scuderia Ferrari tidak diragukan lagi. Kini, seluruh perhatian tertuju pada sesi latihan bebas ketiga agar Hamilton dapat menebus waktu yang hilang dan tampil maksimal pada sesi kualifikasi.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!