- Padi: Saat ini menyumbang 4,2 persen terhadap PDRB, dengan potensi meningkat hingga 6,2 persen melalui hilirisasi.
- Jagung: Kontribusi saat ini 3,4 persen, namun bisa mencapai 15 persen dengan pengolahan optimal.
- Kopi: Berkontribusi 2 persen, dengan potensi hilirisasi hingga 12,6 persen.
Gubernur Lampung Dorong Hipmi Optimalkan Hilirisasi Komoditas Lokal
Lampung, Nusantara Media - Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengajak Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Lampung untuk menggali potensi hilirisasi komoditas lokal. Langkah ini bertujuan meningkatkan daya saing ekonomi Lampung di tingkat nasional dan global. Ajakan tersebut disampaikan saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) XIV Badan Pengurus Daerah (BPD) Hipmi Lampung Periode 2025-2028 di Ballroom Hotel Emersia, Bandarlampung, pada Selasa, 23 September 2025.
Rakerda mengusung tema "Transformasi Ekonomi Lampung: Hilirisasi Komoditas dan Peran Hipmi Menuju Daya Saing Global." Gubernur Mirza menegaskan bahwa sektor pertanian menyumbang 30 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Lampung. Oleh karena itu, pengembangan industri hilirisasi dan pengolahan hasil pertanian menjadi fokus utama untuk menciptakan nilai tambah.
"Kita harus mengubah pola pengiriman komoditas mentah. Semua komoditas perlu diolah terlebih dahulu untuk menghasilkan nilai tambah yang signifikan di Lampung," ujar Gubernur Mirza.
Gubernur Mirza menyoroti beberapa komoditas unggulan Lampung dengan potensi hilirisasi besar:
TRANSPARANSI REDAKSI
Publisher / Penulis
Redaksi
Tim Peliput
-
Editor Berita
-
Sumber Terkait
-
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!