Pierre Gasly memulai akhir pekan GP Italia dengan kejutan, merebut pole position pertamanya di F1 pada sesi kualifikasi yang dramatis di Monza. Pebalap Alpine itu mengalahkan George Russell yang lebih diunggulkan, memberikan harapan besar bagi timnya untuk meraih hasil manis di sirkuit yang pernah membawanya menang pada 2020 bersama AlphaTauri.
Namun, sorotan utama balapan jatuh pada Kimi Antonelli. Pebalap Mercedes itu harus memulai balapan dari posisi ke-19 setelah mendapat penalti mesin, tetapi dengan kegigihan luar biasa, ia berhasil melesat ke depan untuk meraih kemenangan ketujuhnya musim ini. Hasil ini sekaligus memperlebar keunggulannya di klasemen menjadi 59 poin atas Russell dan Lewis Hamilton.
Balapan di "Kuil Kecepatan" ini juga diwarnai insiden besar. Charles Leclerc terlibat kecelakaan kecepatan tinggi di awal lap ketika bersaing dengan Oscar Piastri, dan rekan setimnya di Ferrari, Hamilton, nyaris bertabrakan dengan Leclerc di chicane pertama. Insiden ini memicu perdebatan sengit antara Nico Rosberg dan Martin Brundle soal siapa yang paling bertanggung jawab.
Dari sisi strategi, Mercedes mengakui tidak punya pilihan untuk mengubah taktik ban Russell yang membuatnya kehilangan kemenangan. Toto Wolff menegaskan bahwa keputusan itu sudah final, dan hasil akhir 1-2 tetap menjadi pencapaian manis bagi tim pabrikan Jerman.
Baca Juga Leclerc Siap Beri Tow ke Hamilton di Kualifikasi GP ItaliaDampak dan Konteks
Kemenangan Antonelli semakin mengukuhkan dominasinya musim ini, sementara kegagalan Ferrari memanfaatkan dukungan tifosi menjadi bahan evaluasi besar. Tim asal Italia itu membawa upgrade mesin dan sayap belakang baru, tetapi hasil di lintasan belum sesuai harapan. Dengan seri berikutnya di Madrid, persaingan dipastikan semakin memanas.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!