LINGGA, Nusantara Media - Tangis haru dan rasa syukur menyelimuti keluarga Nurhayati binti Jumri (69). Warga Desa Bukit Belah, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga ini akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat setelah dilaporkan hilang secara misterius selama empat hari sejak Selasa (23/6/2026).

Insiden ini bermula ketika nenek kelahiran tahun 1957 tersebut keluar dari rumahnya pada Selasa sore, sekitar pukul 17.45 WIB. Namun, hingga malam berganti, Nurhayati tak kunjung kembali. Anak dan keluarga korban yang panik langsung berupaya melakukan pencarian, namun keberadaannya seolah ditelan bumi.

Merespons laporan warga yang hilang, Camat Singkep Barat, Munzilin, langsung mengambil langkah cepat. Ia mengerahkan seluruh aparat desa, dibantu oleh jajaran Kapolsek, Babinsa TNI, Angkatan Laut (AL), tim SAR, serta ratusan warga dari berbagai desa sekitar untuk melakukan pencarian masif.

- Advertisement -

Proses pencarian tidaklah mudah. Tim gabungan telah menyisir berbagai lokasi yang dicurigai, mulai dari area peternakan ayam, aliran sungai, kolong (bekas galian), hingga ke area perkebunan tebal. Keluarga bahkan sempat menempuh jalur spiritual melalui 'orang pintar' untuk mencari petunjuk, namun hingga Jumat pagi (26/6/2026), tanda-tanda keberadaan korban belum juga terlihat.

Keajaiban akhirnya datang pada Jumat siang. Sekitar pukul 14.47 WIB, seorang warga bernama Agus (yang akrab disapa Agus Bengkel) berhasil menemukan Nurhayati. Sang nenek ditemukan berada di area perkebunan karet yang berjarak hanya sekitar 20 meter dari jalan umum, tepatnya di sekitar lokasi bangunan sekolah PAUD setempat.

Saat ditemukan, korban dalam kondisi yang sangat lemah akibat tidak makan dan minum selama berhari-hari. Warga dan aparat segera mengevakuasi korban dan melarikannya ke Puskesmas Kelurahan Raya untuk mendapatkan perawatan medis intensif.

Arsad (52), menantu korban, tak kuasa menyembunyikan rasa syukurnya. Mewakili pihak keluarga, ia menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh elemen masyarakat dan aparat yang tak kenal lelah mencari ibu mertuanya siang dan malam.

"Kami sangat berterima kasih banyak kepada seluruh warga, aparat, dan tim SAR yang datang siang malam membantu mencari orang tua kami dengan berbagai cara. Meskipun menyita waktu dan pekerjaan, solidaritas masyarakat sungguh luar biasa. Tidak ada yang dapat kami balas, biarlah Yang Maha Kuasa yang membalas kebaikan semuanya," ungkap Arsad dengan penuh haru.

Kini, Nurhayati tengah menjalani proses pemulihan di fasilitas kesehatan setempat, didampingi oleh keluarga tercinta yang lega bisa kembali berkumpul bersama.