Sebuah rekaman video yang beredar luas di platform media sosial X telah memicu perdebatan sengit di kalangan penggemar Formula 1 global. Dalam video tersebut, Lando Norris tampak melontarkan gurauan yang diduga menyindir pembalap Aston Martin, Lance Stroll, saat menikmati malam kebebasan usai rangkaian akhir pekan Grand Prix Singapura yang melelahkan.

Video pendek yang diunggah oleh akun penggemar MV3daily pada malam balapan itu memperlihatkan pembalap asal Inggris tersebut sedang menikmati waktu bersama rekan sebutuhnya dari tim Haas, Ollie Bearman. Di tengah kerumunan yang mengangkat poster bertuliskan dukungan kepada sang pembalap, terdengar teriakan dari arah rombongan yang menanyakan keberadaan Lance Stroll secara berulang-ulang, yang langsung ditafsirkan oleh para warganet sebagai bentuk ejekan.

Kritik tajam pun langsung mengalir deras mengingat musim kompetisi yang sedang dijalani oleh Lance Stroll tidak berjalan mulus, di mana sang pembalap belum mampu mengumpulkan satu pun poin serta mencatatkan rekor negatif sebagai pembalap pertama yang mencapai 100 kali tersingkir di sesi Q1. Akun pengunggah video menuliskan kecamannya, "Lance mungkin bukan pembalap terbaik di grid tapi setidaknya tunjukkan sedikit kesopanan."

- Advertisement -
Advertisement

Hingga saat ini, unggahan tersebut telah disaksikan lebih dari tiga juta kali dengan belasan ribu tanda suka serta ratusan tanggapan yang terpecah menjadi perdebatan panas. Situasi yang semakin tidak terkendali bahkan memaksa akun pengunggah video untuk meredakan ketegangan dengan meminta para pengikutnya agar tidak bersikap terlalu agresif di ruang digital.

Baca Juga Jadwal Lengkap F1 GP Spanyol 2026 di Madring: Antonelli Incar Gelar

Kontroversi luar lintasan ini datang di saat yang tidak tepat bagi sang pembalap McLaren menyusul akhir pekan yang penuh tekanan di lintasan balap. Insiden senggolan kontroversial dengan rekan setimnya pada tikungan kelima di lap terakhir sesi sprint sebelumnya telah memaksa tim asal Woking tersebut kehilangan potensi poin penting, sementara tekanan dari rival terdekat terus mengancam posisi mereka di klasemen konstruktor.