Ketegangan internal memuncak di garasi tim Aspar menjelang bergulirnya rangkaian Grand Prix Australia di Sirkuit Phillip Island akhir pekan ini. Hubungan antara David Alonso dan rekan setimnya, Dani Holgado, dipastikan telah hancur sepenuhnya menyusul insiden kontroversial yang terjadi pada balapan Moto2 di Mandalika, Indonesia, dua pekan lalu.
Insiden nahas tersebut terjadi begitu cepat di tikungan pertama Sirkuit Mandalika. Sentuhan ringan namun telak pada ban belakang motor Alonso membuatnya langsung tersungkur ke gravel, menghancurkan peluangnya untuk meraih hasil positif. Kerusakan parah pada motor Kalex miliknya memaksa mekanik bekerja ekstra keras di pit lane, tetapi waktu tidak mengizinkan Alonso untuk kembali ke lintasan saat balapan dilanjutkan pasca-bendera merah berkibar. Tidak hanya kehilangan kesempatan bertarung, pembalap berdarah Spanyol-Kolombia itu juga harus meninggalkan Indonesia dengan membawa cedera memar paru-paru.
Situasi kontras justru dialami oleh Holgado yang menjadi pemicu insiden tersebut. Para pengawas balapan memutuskan untuk tidak memberikan sanksi apapun atas manuvernya. Beruntung bagi pembalap asal Valencia ini, motornya tidak mengalami kerusakan fatal dan fisiknya sama sekali tidak cedera, memungkinkannya untuk kembali start dari posisi grid semula. Berkah terselubung itu membawanya sukses mengamankan podium ketiga di belakang Izan Guevara dan Manu Gonzalez, sebuah hasil yang tentu terasa pahit bagi kubu sebelah garasi.
Setibanya di Phillip Island pada hari Kamis, ketegangan itu tumpah ke ruang publik ketika Alonso diwawancarai oleh penyiar Spanyol, DAZN. Tanpa ragu, sang juara dunia melontarkan kritik pedas dan menyatakan bahwa relasinya dengan sang rekan setim sudah tidak bisa diselamatkan lagi. Secara terbuka, ia mempertanyakan integritas pribadi Holgado di luar balapan.
"Saya baik-baik saja secara fisik sekarang. Saya telah melakukan pekerjaan besar dengan fisioterapis saya di rumah, dan saya telah pulih—saya siap untuk Australia," ujar Alonso mengawali pembicaraannya kepada DAZN, sebelum akhirnya melancarkan serangan verbal yang tajam.
Baca Juga Ortola Pecahkan Rekor Lap di Latihan Moto2 Aragon"Insiden dengan Holgado tampak bagi saya sama seperti insiden-insiden sebelumnya. Namun pada akhirnya, hidup ini indah dan Anda harus terus melangkah. Ketika seseorang bukan orang baik, tidak ada yang bisa Anda lakukan. Saya akan melanjutkan urusan saya sendiri, dan dia akan melanjutkan urusannya sendiri, dan begitulah akhirnya," tegas pembalap bernomor punggung 80 tersebut.
Lebih lanjut, Alonso menegaskan bahwa masalah di antara mereka bukan lagi sekadar insiden senggolan di atas lintasan balap yang lumrah terjadi dalam dunia adu kecepatan. Menurutnya, ada masalah fundamental dalam keharmonisan garasi tim yang membuat atmosfer kerja sama menjadi rusak total. "Tidak ada hubungan apa pun, tidak ada chemistry di dalam tim, dan ini bukan sebuah tim. Insiden itu adalah hal yang paling sepele. Apakah seseorang menjatuhkan saya? Ini balapan; suatu saat mereka bisa menjatuhkan Anda, lain waktu saya bisa menjatuhkan seseorang—itu hal yang paling kecil," tambahnya.
"Ada lebih banyak hal dari itu; saya hanya melanjutkan jalan saya—tidak ada gunanya membuang waktu untuk orang-orang yang tidak layak," pungkas Alonso dengan nada dingin, menutup ruang rekonsiliasi dalam waktu dekat.

Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!