Pesta kemenangan mutlak dirayakan oleh para pendukung balap asal Spanyol di Sirkuit Lusail setelah David Almansa sukses mengamankan posisi terdepan pada seri terzultimo musim ini. Pebalap dari tim IntactGP tersebut tampil tanpa cela untuk merengkuh kemenangan keempatnya musim ini, memimpin rombongan podium yang seluruhnya dikuasai oleh pebalap asal negeri Matador. Keberhasilan ini semakin menegaskan dominasi teknik dan mentalitas kompetitif para pebalap muda Spanyol dalam kejuaraan dunia kelas ringan.
Jalannya balapan langsung menyajikan drama sengit sejak lampu start padam, terutama bagi peraih pole position sekaligus juara dunia baru, Maximo Quiles. Memulai lomba dari posisi terdepan, Quiles justru mengalami awal balapan yang mengecewakan dan terlempar ke posisi ketujuh akibat kesalahan pada fase pembuka. Memanfaatkan celah dari kekacauan di barisan depan, Almansa langsung melesat mengambil alih pimpinan lomba di depan Uriarte, sementara tensi persaingan langsung meninggi di tikungan-tikungan awal.
Insiden krusial terjadi pada awal lap kedua ketika manuver agresif dari Munoz saat mencoba mendahului Uriarte di tikungan pertama berujung senggolan. Akibat insiden tersebut, Uriarte harus rela terperosok ke posisi paling buncit, sementara pengawas balapan langsung menjatuhkan hukuman penalti lap panjang kepada Munoz. Hukuman ini bahkan kemudian bertambah menyusul insiden terpisah dengan O’Shea, membuka jalan lebar bagi Adrian Fernandez untuk merangsek naik ke posisi ketiga.
Sepanjang paruh kedua perlombaan, Fernandez terlibat dalam duel sengit melawan Quiles untuk memperebutkan posisi runner-up. Pertarungan ketat antara kedua pebalap papan atas ini berlangsung alot hingga balapan menyisakan tiga putaran terakhir. Pertahanan tangguh Quiles akhirnya runtuh akibat sebuah kesalahan kecil di fase krusial, memberikan keuntungan besar bagi Almansa yang melenggang nyaman di depan hingga bendera finis berkibar.
Baca Juga Maximo Quiles Segel Gelar Juara Dunia Moto3 di GP Indonesia MandalikaKemenangan dominan di Lusail ini tidak hanya memperkuat posisi Almansa di jajaran atas klasemen, tetapi juga meninggalkan catatan mendalam mengenai ketahanan mental di bawah tekanan. Dengan sisa musim yang semakin menipis, hasil sempurna di Qatar ini menjadi modal berharga bagi skuad IntactGP dalam menatap seri-seri penutup kejuaraan dunia mendatang.
| Pos | Pembalap | Tim |
|---|---|---|
| 1 | David Almansa | IntactGP |
| 2 | Adrian Fernandez | Leopard Racing |
| 3 | Maximo Quiles | Aspar Team |
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!