Pandeglang, Nusantara Media-Komandan Komando Distrik Militer Kodim 0601/Pandeglang, Letkol Inf Fajar Aulia Futra, S.I.P., secara resmi menghadiri acara Istighotsah Kubro sekaligus peluncuran rangkaian peringatan Hari Santri ke-12 tingkat Kabupaten Pandeglang Tahun 2026. Kegiatan sakral dan penuh khidmat tersebut diselenggarakan di Masjid Agung Ar-Rahman, Kabupaten Pandeglang, pada hari Kamis, 15 Oktober 2026. Kehadiran pimpinan TNI Angkatan Darat di wilayah tersebut mengusung misi besar untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan, merawat persatuan nasional, serta meneguhkan semangat pengabdian kaum santri dalam membangun bangsa menuju masa depan yang dicita-citakan bersama.

Pelaksanaan kegiatan keagamaan ini mengangkat tema sentral "Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas". Tema tersebut dipilih sebagai representasi nyata dari peran strategis para santri dan ulama yang tidak hanya berfokus pada pendalaman ilmu agama, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral dan sosial dalam mengawal kemajuan bangsa. Melalui momentum ini, seluruh elemen masyarakat diajak untuk terus menumbuhkan nasionalisme yang berakar kuat pada nilai-nilai spiritual yang moderat, toleran, dan cinta Tanah Air di tengah dinamika global yang terus berkembang.

Sebagai bagian dari ikhtiar batiniah, pelaksanaan Istighotsah Kubro menjadi sarana doa bersama untuk memohon keselamatan, perlindungan, keberkahan, serta kedamaian bagi seluruh rakyat Indonesia, khususnya di wilayah Kabupaten Pandeglang. Doa dipanjatkan agar daerah ini senantiasa diberikan keamanan, ketenteraman, kemajuan, serta kesejahteraan yang merata. Kegiatan spiritual ini juga dihadiri oleh para ulama kharismatik, pengasuh pondok pesantren, tokoh agama, serta ribuan santri yang memadati area masjid dengan penuh antusiasme tinggi.

- Advertisement -
Advertisement

Perhelatan akbar ini diprakarsai oleh panitia pelaksana tingkat kabupaten yang diketuai oleh Bapak M. Muammar, S.H., M.Ag., bersama Bapak H. MuCholid, S.H.I., M.AP., yang bekerja keras memastikan seluruh rangkaian acara berjalan sukses. Dalam pandangan pihak penyelenggara, peringatan Hari Santri bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan sebuah pengingat sejarah yang mendalam tentang kontribusi besar para pahlawan berkalung sarung dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia dari rongrongan penjajah.

Bagi Letkol Inf Fajar Aulia Futra selaku pimpinan militer di wilayah Pandeglang, sinergi antara aparat pertahanan negara dan kalangan pesantren merupakan fondasi esensial dalam menjaga stabilitas keamanan regional. Kemanunggalan antara TNI dan rakyat, yang terjalin erat melalui silaturahmi dengan para ulama dan santri, terbukti ampuh dalam meredam potensi konflik sosial serta menangkal berbagai paham radikal yang dapat memecah belah persatuan bangsa di tingkat akar rumput.

Baca Juga Wujud Kepedulian kepada Warga, Babinsa Koramil 0101/Pandeglang Dampingi Pengurusan KTP dan Akta Kelahiran

Lebih lanjut, transformasi peran santri di era modern menuntut adanya peningkatan kualitas sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan. Generasi muda pesantren didorong untuk menguasai berbagai disiplin ilmu umum tanpa meninggalkan identitas keislaman mereka, sehingga mampu bersaing secara global dan memberikan kontribusi nyata di berbagai sektor pembangunan mulai dari pendidikan, ekonomi, hingga inovasi sosial.

Melalui suksesnya penyelenggaraan Istighotsah Kubro dan peluncuran Hari Santri ke-12 ini, diharapkan semangat kebersamaan, gotong royong, dan ukhuwah Islamiyah di Kabupaten Pandeglang semakin terkonsolidasi dengan baik. Pemerintah daerah bersama jajaran TNI, Polri, dan para pemuka agama berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan pembangunan yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat, demi mewujudkan visi besar bangsa Indonesia yang maju, mandiri, dan berkeadilan.