Menyongsong akhir pekan balap yang krusial pada seri Grand Prix Amerika Serikat di Sirkuit Austin, Charles Leclerc sama sekali tidak menyembunyikan ambisi terbesarnya. Di tengah persaingan ketat klasemen konstruktor Formula 1 musim ini, di mana tim asal Maranello tersebut saat ini berada di posisi kedua dengan mengoleksi 444 poin, sang pembalap justru mengalihkan fokus utamanya dari sekadar mempertahankan posisi runner-up klasemen akhir.
Bagi pembalap berkebangsaan Monako yang kini bertengger di peringkat kelima klasemen pembalap dengan raihan 215 poin tersebut, berdiri di podium tertinggi jauh lebih bernilai secara emosional maupun teknis ketimbang mengamankan status sebagai runner-up konstruktor. Pria berusia tersebut secara terbuka menyatakan bahwa prioritas utamanya bersama Ferrari adalah memaksimalkan setiap peluang yang ada untuk meraih kemenangan demi kemenangan di sisa seri musim ini.
Dalam wawancaranya bersama F1TV, Leclerc menjelaskan secara mendalam mengenai pola pikirnya dalam menghadapi sisa kalender balap tahun ini. Ia menegaskan bahwa posisi kedua bukanlah sebuah pencapaian yang akan memberikan kepuasan besar bagi dirinya pribadi, meskipun ia mengakui bahwa posisi tersebut tetap lebih baik jika dibandingkan finis di peringkat ketiga klasemen akhir kejuaraan dunia.
“Onestamente la cosa piu importante e focalizzarsi su ogni singola gara,” ujar Leclerc dalam wawancara tersebut, yang diterjemahkan sebagai komitmen untuk fokus penuh pada setiap balapan tunggal. Ia menambahkan bahwa target utamanya adalah merebut kemenangan sebanyak mungkin sebelum musim kompetisi benar-benar berganti.
Lebih lanjut, pembalap andalan Tim Kuda Jingkrak itu menilai bahwa kemampuan untuk secara konsisten bertarung dan merebut kemenangan sebelum regulasi baru atau musim depan dimulai akan menjadi indikator krusial bagi kemajuan teknis mobil mereka. Hasil positif tersebut diyakini akan menjadi fondasi mental yang sangat kuat untuk mengawali musim kompetisi berikutnya dengan kepercayaan diri tinggi.
Baca Juga Kualifikasi F1 GP Singapura Ditunda Akibat Hujan LebatNamun demikian, jalan menuju tangga juara sama sekali tidak akan mudah mengingat para pesaing utama terus melakukan pengembangan pesat pada kendaraan mereka. Leclerc secara terbuka mengakui bahwa Red Bull telah menunjukkan kemajuan performa yang signifikan dalam beberapa balapan terakhir, sementara ancaman dari tim rival lainnya seperti McLaren dan Mercedes diprediksi akan semakin menyulitkan dominasi di atas lintasan.
“Proveremo ad ottenere piu vittorie possibili da qui alla fine dell’anno,” ungkapnya menegaskan tekad tim untuk terus berjuang hingga lap terakhir musim ini. Dengan persaingan papan atas yang semakin memanas di Austin, ketahanan mental dan kecepatan mobil akan diuji secara maksimal di bawah tekanan ketat dari para rival terdekat.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!