Pedro Acosta masih menyimpan peluang meraih kemenangan perdananya di kelas premier pada Minggu di Austria, tetapi kans itu datang setelah ia membuang kemenangan yang hampir pasti di Sprint, Sabtu. Meski begitu, insiden tersebut dinilai "wajar" oleh sesama pembalap KTM, Pol Espargaro.
Pedro Acosta memimpin Sprint 14 lap di Red Bull Ring dengan keunggulan 2,5 detik saat memasuki fase akhir. Namun, bencana datang di Tikungan 2a: ia terjatuh dan kehilangan kemenangan yang sudah di depan mata.
Berbicara kepada media usai Sprint, Acosta menjelaskan penyebab crash. Ia mengaku melewatkan titik pengereman di Tikungan 2a karena menunduk melihat dasbor untuk memastikan konsumsi bahan bakarnya aman hingga finis. Kesalahan kecil, tetapi konsekuensinya besar.
Pol Espargaro, pembalap penguji KTM yang kembali menggantikan Maverick Vinales di Tech3 akhir pekan ini, punya pandangan sendiri. Menurutnya, Acosta melakukan pengereman berlebihan. "Dia sedikit keluar dari garis, mungkin terlalu cepat," ujar Espargaro. "Tapi dengan kecepatan yang ditunjukkan Pedro akhir pekan ini, hal seperti itu bisa dimaklumi. Kecepatannya luar biasa, dan hal-hal seperti ini pasti bisa terjadi."
Senada dengan Espargaro, Luca Marini dari Honda HRC juga sudah bisa menebak apa yang terjadi bahkan sebelum Acosta buka suara. "Dia mengerem sangat terlambat," kata Marini. Ia lalu menyatakan simpati kepada pembalap Red Bull KTM Factory Racing itu, menyadari betapa tipisnya batas kesalahan di MotoGP saat ini. "Bagi saya, itu hanya kesalahan kecil. Masalahnya, levelnya sekarang sangat tinggi. Kita berada di batas, jika meleset satu sentimeter saja, itu sudah cukup untuk terjatuh."
Baca Juga Quartararo dan Yamaha: Mampukah Bertahan Hingga Akhir 2026?Crash di Sprint jelas menjadi pukulan telak, bukan hanya bagi Acosta tetapi juga bagi KTM yang tengah berjuang di kandang sendiri. Namun, performa Acosta sepanjang akhir pekan menunjukkan bahwa ia punya pace untuk bersaing di barisan depan. Kini pertanyaannya: mampukah ia bangkit dan mengubah kekecewaan menjadi kemenangan pada balapan utama Minggu?
Balapan utama di Red Bull Ring akan menjadi ujian mental bagi Acosta. Tekanan untuk meraih hasil maksimal di depan pendukung KTM tentu besar, tetapi ia sudah membuktikan bahwa kecepatannya tak perlu diragukan. Yang tersisa hanyalah memastikan tidak ada lagi kesalahan kecil yang mahal.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!