Otmar Szafnauer, mantan prinsipal tim Formula 1, punya cara unik untuk memberi tahu rekan-rekannya bahwa ia sedang memakai mikrofon saat syuting Drive to Survive. Dalam podcast High Performance Racing, ia mengungkapkan trik yang ia gunakan untuk melindungi privasi timnya di tengah sorotan kamera Netflix.
Szafnauer, yang pernah memimpin Alpine dan Racing Point, menjelaskan bahwa ia selalu menempelkan selembar lakban di dahinya bertuliskan 'Netflix'. Dengan begitu, siapa pun yang mengobrol dengannya langsung paham bahwa ia sedang 'disadap'.
“Saya biasa memasang lakban di dahi yang bertuliskan 'Netflix'. Jadi ketika ada yang berbicara dengan saya, mereka bisa melihat saya sedang memakai mikrofon,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa emosi di dinding pit sering kali memuncak dan semua terekam.
Szafnauer juga mengklarifikasi bahwa ia tidak selalu memakai mikrofon. Hanya saat timnya menjadi fokus episode tertentu, ia akan 'dipasangi' alat perekam, termasuk di grid. “Ya, saat kami menjadi sorotan, saya akan dipasangi mikrofon,” katanya.
Baca Juga Max Verstappen Start P20, Red Bull Selidiki Kecelakaan KualifikasiMeski acara tersebut tayang setelah musim berakhir, Szafnauer menekankan pentingnya menjaga rahasia strategi tim. “Masih ada hal-hal strategis yang kami lakukan di dinding pit yang tidak ingin kami ketahui orang luar,” tegasnya.
Drive to Survive memang telah menjadi fenomena global, melambungkan popularitas F1 di Amerika Serikat. Serial ini memberi penggemar akses langka ke paddock, tapi di sisi lain memaksa para insider untuk berpikir kreatif demi menjaga privasi.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!