Menatap seri lanjutan Formula 1 di Autodromo Hermanos Rodriguez, Audi datang dengan membawa semangat baru serta evaluasi mendalam dari akhir pekan sebelumnya di Texas. Dua pembalap mereka, Nico Hulkenberg dan Gabriel Bortoleto, sepakat bahwa ada banyak hal positif yang bisa dipetik dari Grand Prix Amerika Serikat, sekaligus memperlihatkan potensi kompetitif di barisan tengah yang sangat ketat musim ini. Meski hasil akhir di Austin belum sepenuhnya sesuai harapan, fondasi kecepatan mobil dinilai sudah berada di jalur yang tepat untuk kembali mendulang poin di tanah Meksiko.
Rangkaian akhir pekan di Kota Meksiko dipastikan akan dimulai dengan dinamika menarik di garasi tim. Nico Hulkenberg harus rela melewatkan sesi latihan bebas pertama (FP1) demi memberikan kesempatan kepada pembalap muda binaan akademi, Freddie Slater, yang akan merasakan pengalaman perdana mengemudikan mobil Formula 1. Pembalap asal Inggris yang merupakan wakil juara Formula 3 tersebut juga dijadwalkan turun pada FP1 Grand Prix Brasil untuk menggantikan posisi Gabriel Bortoleto. Kendati demikian, rotasi ini dipastikan tidak mengubah fokus utama skuad pabrikan asal Ingolstadt tersebut dalam memburu target finis di zona sepuluh besar.
Hulkenberg sendiri menyambut seri Meksiko dan rangkaian balapan Amerika dengan antusiasme tinggi, meski ia harus beradaptasi dengan hilangnya waktu track time di awal akhir pekan. Pembalap berpengalaman asal Jerman itu bertekad bangkit setelah finis di posisi ke-11 pada balapan di Austin dan absen dari zona poin sejak penampilan solidnya di Singapura. Menurutnya, masalah utama di Texas terletak pada hilangnya posisi saat start, yang kemudian membuat perjuangan di lini tengah menjadi jauh lebih berat daripada yang seharusnya.
“Secara keseluruhan, apa yang terjadi di Austin adalah akhir pekan yang cukup solid, meskipun saat balapan kami kehilangan momentum akibat awal yang kurang ideal,” ujar Hulkenberg menjelaskan situasi krisis cengkeraman di tikungan pertama. “Kami sebenarnya memiliki kecepatan yang cukup untuk bertarung dengan mobil-mobil di sekitar kami, tetapi di kelompok tengah yang sangat kompetitif ini, memulihkan posisi bukanlah perkara mudah. Kami akan belajar dari kesalahan tersebut dan mencoba tampil lebih konsisten di Meksiko. Atmosfer di sini selalu luar biasa dan tantangan altitudinya menuntut manajemen teknis yang presisi.”
Baca Juga F1 GP Belanda Dihentikan Usai Kecelakaan Besar Max VerstappenDi sisi garasi yang lain, Gabriel Bortoleto tengah bersiap menyambut paruh akhir musim yang krusial, terutama menjelang balapan kandangnya di Interlagos, Brasil. Pembalap muda berbakat ini tengah memburu finis zona poin pertamanya sejak terakhir kali mendapatkannya di Spa-Francorchamps. Tantangan berat menanti, namun kenangan manis saat melakukan aksi-aksi overtake gemilang dan finis di zona poin pada GP Meksiko tahun lalu menjadi modal psikologis yang sangat berharga bagi sang rookie untuk membalikkan keadaan.
“Akhir pekan lalu di Austin meninggalkan banyak catatan positif bagi saya secara pribadi maupun teknis. Mobil merespons dengan baik, ritme balapan kami menjanjikan, dan saya sangat menikmati duel ketat serta manuver salip-menyalip di lintasan,” ungkap Bortoleto merefleksikan performanya. “Saya punya kenangan indah tahun lalu di Meksiko, terutama bagaimana kami berjuang dari belakang untuk masuk zona poin. Atmosfer penonton di stadion sangat magis. Kami tahu betapa sengitnya persaingan di papan tengah saat ini, tetapi kami akan memaksimalkan potensi positif dari Austin untuk bertarung habis-habisan di sini.”
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!