Pekan balap MotoGP Australia di sirkuit Phillip Island harus diwarnai dengan kekecewaan mendalam setelah balapan utama terpaksa dibatalkan akibat kondisi cuaca yang memburuk secara drastis. Direksi Lomba sempat menunda jalannya start hingga hampir dua jam dengan harapan cuaca akan membaik, namun jarak pandang yang sangat minim membuat keselamatan pebalap menjadi taruhan utama yang tidak bisa diabaikan. Keputusan akhir pun diambil untuk membatalkan seluruh rangkaian sesi balapan demi menghindari insiden yang tidak diinginkan di atas lintasan.

Meskipun tidak ada balapan kompetitif yang tersisa, para pebalap tetap diizinkan untuk turun ke lintasan guna melakukan satu putaran penghormatan di belakang mobil keselamatan (Safety Car) demi menyapa para penggemar setia yang telah memadati tribun. Sayangnya, momen tersebut sekaligus menandai ketiadaan 'Tarian Terakhir' yang kompetitif di sirkuit legendaris Phillip Island yang harus berpisah dengan ajang balap motor paling bergengsi di dunia ini dengan suasana yang cukup melankolis bagi para pecinta kecepatan.

Sebagai pahlawan tuan rumah yang paling dinantikan penampilannya, Jack Miller sama sekali tidak mengecewakan para pendukung setianya yang tetap bertahan di tengah cuaca buruk. Pebalap asal Australia tersebut langsung memamerkan berbagai aksi akrobatik luar biasa di atas kuda besi miliknya, mulai dari aksi bakar ban (burnout), pengereman roda depan yang ekstrem (stoppies), hingga aksi wheelie atau angkat ban depan yang sangat masif dan memukau.

- Advertisement -
Advertisement

Aksi menghibur dari pebalap berjuluk Thriller Miller tersebut tidak berhenti sampai di situ saja ketika dirinya melintasi area tikungan Miller Corner untuk memberikan pertunjukan penutup yang tak terlupakan. Suasana sirkuit seketika berubah menjadi lautan sorak-sorai ketika sang pebalap dengan sengaja melepas sepatu balapnya dan melemparkannya ke arah tribun penonton yang langsung menyambutnya dengan tradisi perayaan khas Australia yaitu aksi shoey.

Baca Juga Tanggapan Tegas Ducati Soal Isu Team Orders Aprilia di MotoGP

Dilansir dari FormulaPassion, seluruh rangkaian aksi teatrikal penutup tersebut berhasil mengobati kekecewaan publik tuan rumah yang tidak dapat menyaksikan pebalap kesayangan mereka bertarung secara penuh di atas lintasan balap. Penghujung pekan di Phillip Island pun ditutup dengan kenangan manis dari aksi akrobatik sang pebalap lokal yang memberikan salam perpisahan emosional dengan cara paling liar dan menghibur.