Lingga Nusantara Media -Alur sungai yang sudah puluhan tahun tidak ada perhatian baik pemerintah daerah maupun provinsi,masalah ini tentu menghambat bagi nelayan Tempatan.
Jumat (27/3/2026) pukul 09.00 Wib saat media menjumpai Kepala Desa Misran " kemarin sudah kita usulkan melalui pemerintah Kabupaten Lingga namun hasilnya nihil" padahal tanda tangan dari perangkat desa dan masyarakat sudah kita serahkan tak tau alasannya apa tak ada kabar.
Sedangkan sungai tersebut adalah satu - satunya urat nadi bagi Nelayan dan juga warga Desa Bakong Kecamatan Singkep barat yang setiap hari keluar masuk,jadi harapan saya selaku kades minta supaya pemerintah provinsi turun tangan langsung melihat keadaannya,supaya alur tersebut dapat di lakukan pendalaman imbuhnya.
Hal senada seorang warga nelayan nuar (64) tahun pada media " kami sangat berharap sungai ini dapat dalam supaya tidak menghambat aktipitas sehari - hari "karna sudah puluhan tahun dangkal tidak adanya kebijakan baik dari pemerintah,kalau menggunakan anggaran desa tidak mencukupi karna mau ratusan juta paparnya.
Sungai tersebut dulunya pada tahun 1980 masih dalam dan tempat bongkar muat barang kelontong untuk di bawa ke kecamatan Singkep,kapal yang masuk puluhan ton seiring berjalan waktu alur ini semakin dangkal sehingga menghambat para nelayan.
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!