Batam, Nusantara Media  – Polda Kepulauan Riau (Kepri) bersama Polresta Barelang sukses mengamankan kegiatan pemasangan plank dan patok batas untuk pembangunan Sekolah Merah Putih di Kampung Kalau, Pulau Rempang, Kecamatan Galang, Kota Batam. Kegiatan ini berlangsung aman dan kondusif, menandai langkah awal program strategis pemerintah dalam meningkatkan akses pendidikan berkualitas di wilayah kepulauan.

Kegiatan pemasangan plank dan patok batas untuk Sekolah Merah Putih dilakukan sebagai tahap awal pembangunan sekolah terintegrasi yang mencakup jenjang SMA dan SMK. Satu unit plank dan delapan patok batas telah terpasang, diikuti rencana pembersihan lahan dan pembangunan sarana pendukung. Proses ini disertai pengukuran dan pendataan lahan oleh Tim Badan Pertanahan Nasional (BPN), dengan pengamanan ketat untuk menjaga ketertiban.

Pengamanan melibatkan personel gabungan dari Polda Kepri, Polresta Barelang, TNI, Ditpam BP Batam, Satpol PP Kota Batam, serta tokoh masyarakat dan organisasi kemasyarakatan seperti Lembaga Adat Melayu Kecamatan Galang dan Ikatan Keluarga Rempang Galang (IKRAL). Hadir pula pejabat kunci seperti Direktur Pengamanan Aset BP Batam, Karo Ops Polda Kepri, Dir Samapta Polda Kepri, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., Dansat Brimob Polda Kepri, Direktur Lahan BP Batam, Wakapolresta Barelang, Kasi Intelijen Kejari Batam, dan perwakilan masyarakat seperti Ketua Perkumpulan Persatuan Tempatan (Perpat) Kecamatan Galang Bapak Benny, Perwakilan Srikandi IKRAL Ibu Rohimah, serta Bapak Aslan. Senin, 9 Februari 2026, 

Lokasi kegiatan berada di Kampung Kalau, Pulau Rempang, Kecamatan Galang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

Pengamanan ini dilakukan untuk mendukung program strategis pemerintah di bidang pendidikan, memastikan kelancaran pembangunan Sekolah Merah Putih yang diharapkan meningkatkan akses dan kualitas pendidikan bagi anak-anak di wilayah Galang. Dukungan masyarakat setempat menekankan manfaatnya bagi kesejahteraan generasi muda, mengatasi kendala jarak dan biaya pendidikan hingga jenjang SMA/SMK. Polri menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sebagai investasi jangka panjang untuk masa depan bangsa.

Rangkaian kegiatan diawali apel kesiapan, dilanjutkan pemasangan plank oleh BP Batam, dan pengukuran lahan oleh BPN. Semua proses disaksikan aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat. Pendekatan pengamanan mengedepankan prinsip profesional, humanis, dan persuasif, dengan sinergi antarinstansi. Kabid Humas Polda Kepri menyatakan, “Polri hadir untuk menjamin setiap kegiatan berjalan aman dan lancar, sebagai dukungan terhadap pembangunan sektor pendidikan.”

Polda Kepri menegaskan akan terus mengawal tahapan lanjutan pembangunan ini, bersinergi dengan pemangku kepentingan untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Kepulauan Riau. Kegiatan ini menjadi contoh positif kehadiran negara dalam memajukan pendidikan nasional di daerah terpencil.