Pandeglang,  Nusantara Media – Keluhan datang dari para petani di Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten. Mereka merasa tercekik dengan harga jual pupuk eceran di salah satu kios lokal yang dinilai jauh lebih mahal dibandingkan harga di toko lain.

​Salah seorang petani setempat, Saepuloh, mengungkapkan kekecewaan mendalamnya terkait disparitas harga yang terjadi. Menurutnya, harga pupuk di kios tersebut memberatkan ekonomi petani kecil yang sedang berjuang menggarap lahan.

​"Kami sangat kecewa. Di sini harga pupuk Urea dijual mencapai Rp110.000 per karung, sementara untuk pupuk Phonska (Poska) dipatok hingga Rp120.000. Harga ini jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan toko atau agen lain di wilayah yang sama," ujar Saepuloh saat ditemui, Sabtu (30/5/2026).

- Advertisement -

​Kondisi ini memicu keresahan di kalangan komunitas petani di Carita. Mereka khawatir jika praktik ini dibiarkan tanpa pengawasan dari dinas terkait, biaya operasional pertanian akan membengkak dan menurunkan kesejahteraan petani secara signifikan.

​Para petani berharap pihak berwenang, baik dari Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang maupun pengawas distribusi pupuk, segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kios-kios nakal yang menjual pupuk di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) atau harga pasar yang wajar.

Mereka meminta ketegasan pemerintah untuk menstabilkan harga agar para petani tidak semakin terbebani oleh ulah spekulan atau kios yang mengambil keuntungan berlebih.

​Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola kios terkait penetapan harga tersebut.