Sergio Perez menjadi sorotan pada sesi latihan bebas pertama (FP1) Grand Prix Spanyol di Madrid setelah melakukan dua pelanggaran batas kecepatan pitlane. Pembalap Meksiko itu harus menerima konsekuensi finansial yang dijatuhkan steward FIA kepada tim Cadillac.

Dua Pelanggaran Kecepatan Pitlane

Pada pelanggaran pertama, Perez tercatat melaju dengan kecepatan 86,7 km/jam, melebihi batas 80 km/jam yang ditetapkan. Akibatnya, tim Cadillac dikenai denda sebesar i700. Pelanggaran kedua lebih berat, di mana Perez terukur melaju hingga 96,7 km/jam, atau 16,7 km/jam di atas batas. Untuk insiden ini, denda yang dijatuhkan mencapai i1.000. Kedua sanksi mengacu pada Article B1.6.3a.i regulasi FIA Formula 1.

Insiden ini menambah tekanan pada Cadillac yang tengah menjalani musim debut yang sulit. Tim asal Amerika Serikat itu masih berjuang beradaptasi dengan kompetisi, dan masalah keandalan menjadi kendala utama. Hingga saat ini, Perez dan rekan setimnya, Valtteri Bottas, belum mengumpulkan poin. Perez berada di peringkat ke-23 klasemen pembalap, sementara Bottas satu posisi di atasnya, ke-22.

- Advertisement -
Advertisement

Perkenalan dengan Sirkuit Madring

FP1 di Madrid juga menandai debut para pembalap di sirkuit Madring, yang dibangun di sekitar pusat pameran IFEMA Madrid dan distrik Valdebebas. Sirkuit ini mengusung layout semi-jalan raya dengan kombinasi tikungan ketat dan lintasan lurus berkecepatan tinggi, serta tikungan miring lebar bernama "La Monumental".

Meski belum pernah mencoba sirkuit secara langsung, Perez mengaku telah mempelajarinya melalui simulator. "Sirkuitnya sendiri adalah trek balap yang sesungguhnya, dari apa yang saya lihat," ujarnya kepada media menjelang akhir pekan. "Saya belum pernah ke sirkuit ini, tapi dari simulasi, ini trek yang layak. Agak menakutkan, saya katakan. Ini mengingatkan saya sedikit pada Jeddah. Trek yang bagus, saya sangat senang berada di sini, dan saya pikir atmosfer di sini akan menjadi salah satu yang terbaik."

Baca Juga Leclerc Perlu Pemeriksaan Tambahan Sebelum Balapan di Madrid

Dalam sesi FP1, Perez hanya mampu menempati posisi ke-21, lebih cepat dari Bottas. Hasil ini mencerminkan tantangan yang dihadapi Cadillac dalam menyesuaikan diri dengan sirkuit baru dan kompetisi ketat F1. Denda yang diterima juga menjadi pukulan tambahan bagi tim yang sedang berjuang menemukan performa.

Dengan regulasi ketat dan persaingan yang semakin intens, Cadillac perlu segera mengatasi masalah keandalan dan disiplin di lintasan untuk menghindari sanksi serupa di sesi berikutnya. Grand Prix Spanyol menjadi ujian penting bagi tim untuk menunjukkan kemajuan.